KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Kendari menghadapi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris dan kedisiplinan. Para peserta juga mendapat pembekalan untuk membentuk karakter, memperkuat mental, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.
Pembekalan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri dengan tema yang berbeda. Salah satunya Farras Andalusia Ramadhan yang memberikan materi “Menjadi Warga Negara yang Berkarakter, Berintegritas, dan Berjiwa Pancasila”.
Dalam materi tersebut, anggota Paskibraka diajak memahami bahwa kewarganegaraan bukan sekadar status hukum, melainkan identitas, kesadaran dan komitmen nyata terhadap bangsa. Sebagai generasi muda yang dipercaya mengemban tugas dalam momentum kemerdekaan, mereka diharapkan mampu memahami hak sekaligus menjalankan kewajiban sebagai warga negara.
Materi juga menekankan empat dimensi kewarganegaraan, yakni hak warga negara, kewajiban, tanggung jawab dan kecintaan terhadap Tanah Air. Nilai tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga nama baik bangsa, menghargai budaya, menjaga lingkungan, hingga bijak menggunakan media sosial.
Paskibraka juga dibekali pemahaman mengenai tantangan generasi muda. Hoaks dan disinformasi, intoleransi, perundungan, individualisme, penyalahgunaan media sosial hingga menurunnya kepedulian terhadap lingkungan menjadi sejumlah persoalan yang perlu dihadapi dengan sikap kritis dan berlandaskan nilai Pancasila.
Selain wawasan kewarganegaraan, pembekalan mental diberikan Dr. Ida Sriwati, S.Psi., M.Psi., Psikolog melalui materi Revolusi Mental. Materi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan psikologis peserta, sehingga mereka tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu mengelola diri dan membangun sikap positif.
Sementara itu, Hery Ashak memberikan materi mengenai Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional. Pembekalan ini diarahkan agar anggota Paskibraka memahami pentingnya menjaga persatuan dan memiliki kepedulian terhadap berbagai dinamika yang dapat memengaruhi kehidupan berbangsa.
Bagi anggota Paskibraka, wawasan kebangsaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas mereka. Mereka diharapkan memahami bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan yang harus dijaga, bukan alasan untuk terpecah. Kepentingan bersama juga harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Rangkaian pembekalan tersebut memperluas makna tugas Paskibraka. Mereka bukan hanya dipersiapkan untuk berdiri tegap di hadapan Merah Putih, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, menjunjung kebenaran dan mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Dengan bekal tersebut, anggota Paskibraka Kota Kendari diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda sekaligus membawa semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti pesan dalam materi pembekalan, menjadi warga negara bukan hanya soal memiliki identitas, tetapi juga menjalankan tanggung jawab dan menjaga integritas.
Penulis: Sumarlin



