KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari meluncurkan inovasi layanan kesehatan bertajuk Paket Sehat Spesial sebagai upaya meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus memperkuat pencegahan stunting dan penyakit tidak menular di masyarakat. Program tersebut akan berlangsung selama satu bulan, mulai 17 Juli hingga 17 Agustus 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peluncuran Paket Sehat Spesial dilakukan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan yang dirangkaikan dengan launching Kelurahan Siaga TBC dan Kendari Tuntas TBC di Kendari, Selasa (14/7/2026).
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan program tersebut dirancang tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga mengintegrasikan berbagai pendataan yang dibutuhkan pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu berkali-kali didatangi petugas.
Menurutnya, setiap kunjungan ke masyarakat harus dimanfaatkan secara maksimal agar seluruh kebutuhan pelayanan dapat dilakukan dalam satu waktu.
“Kalau kita sudah cek kesehatan, jangan hanya ditensi, jangan hanya dicek asam urat atau gula darah. Cek juga yang lain-lain sehingga pelayanan menjadi lebih lengkap. Kita ingin ketika petugas turun ke lapangan, semuanya bisa terintegrasi dan tenaga yang dimiliki pemerintah juga lebih efisien,” ujar Siska.
Ia menjelaskan, selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga dapat melakukan pendataan kondisi rumah, status sosial, hingga tingkat kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari penguatan satu data yang nantinya dimanfaatkan lintas organisasi perangkat daerah dalam penyusunan kebijakan.
Program tersebut juga menjadi strategi Pemerintah Kota Kendari untuk meningkatkan capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi salah satu indikator prioritas nasional di bidang kesehatan.
Siska mengungkapkan, hingga pertengahan Juli 2026 capaian CKG di Kota Kendari telah mencapai 47 persen, melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 46 persen. Capaian tersebut melanjutkan prestasi tahun sebelumnya ketika Kota Kendari menjadi daerah dengan realisasi pemeriksaan kesehatan gratis tertinggi di Sulawesi Tenggara dengan capaian lebih dari 70 persen.
“Kita bersyukur saat ini sudah berada di angka 47 persen sehingga telah melampaui target nasional. Namun kita tidak boleh berhenti di situ. Melalui Paket Sehat Spesial, kita ingin semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria Mahmud, menjelaskan Paket Sehat Spesial merupakan inovasi pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan pemeriksaan kesehatan gratis dengan intervensi percepatan penurunan stunting bagi balita dan ibu hamil.
Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan primer yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan penyakit dan deteksi dini faktor risiko di masyarakat.
“Melalui inovasi ini kami berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan penyakit sekaligus mendukung percepatan pencapaian indikator kesehatan di Kota Kendari,” ujar Hasria.
Pemerintah Kota Kendari berharap kolaborasi antara puskesmas, kelurahan, kader kesehatan, hingga masyarakat mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan. Dengan pemeriksaan yang lebih terintegrasi dan berbasis data, pemerintah optimistis target peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus percepatan penurunan stunting dapat tercapai secara lebih efektif.
Penulis: Sumarlin



