Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Dua unit Jembatan Garuda di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, dan Kelurahan Kadia Kota Kendari, diresmikan, Senin (24/8/2026). Infrastruktur yang dibangun di atas Kali Kadia tersebut menjadi penghubung penting bagi masyarakat Punggolaka, Kelurahan Kadia dan Kelurahan Tobuha.

Peresmian dihadiri Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Sudirman, Komandan Kodim 1417/Kendari Kolonel Danny AP Girsang, jajaran Forkopimda, camat, lurah serta masyarakat setempat.

Wali Kota Siska menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1417/Kendari, atas kontribusinya menghadirkan jembatan yang dinilai mampu membuka akses dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Menurutnya, keberadaan jembatan tidak sekedar menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan masyarakat dengan berbagai kesempatan, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan hingga pelayanan publik.

“Bagi saya, sebuah jembatan bukan hanya persoalan konstruksi atau bangunan yang menghubungkan satu sisi dengan sisi lainnya. Namun jembatan adalah tentang membuka akses, konektivitas, dan mendekatkan masyarakat dengan berbagai kesempatan,” ujar Siska.

Wali Kota mengatakan, Kota Kendari sebagai kota yang terus berkembang membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai seiring pertumbuhan penduduk, aktivitas ekonomi, pendidikan, perdagangan dan mobilitas masyarakat.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Tinjau Rumah Warga Terdampak Banjir di Wua-Wua, Siapkan Pembangunan Tanggul

Dengan adanya Jembatan Garuda, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien. Akses tersebut juga dinilai penting bagi warga yang bekerja, pelajar yang menuju sekolah serta pelaku UMKM dan kelompok tani dalam mendistribusikan orang maupun barang.

Siska menegaskan pembangunan jembatan tersebut menjadi contoh nyata bahwa pembangunan kota tidak hanya dapat mengandalkan pemerintah daerah. Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Ia secara khusus mengapresiasi Kodim 1417/Kendari karena pembangunan jembatan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD Kota Kendari, melainkan melalui program bantuan masyarakat yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat.

“Ini meringankan beban kita di daerah. Jembatan ini adalah kebutuhan utama masyarakat. Tidak mungkin masyarakat sekitar mau melompat karena di situ ada sungai, ada kali,” katanya.

Komandan Kodim 1417/Kendari Kolonel Danny AP Girsang menjelaskan, terdapat dua jembatan yang dibangun dalam lokasi tersebut dengan jarak sekitar 100 meter. Masing-masing memiliki panjang bentangan delapan meter.

Danny mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya membuka kembali akses dan konektivitas wilayah yang membutuhkan. Program tersebut dilaksanakan secara swakelola melalui bantuan masyarakat yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Dorong UMKM Tembus Pasar Modern Lewat Kemitraan dengan Indomaret

“Pada dasarnya anggaran yang diberikan untuk pembangunan jembatan ini disebut anggaran bantuan masyarakat yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat untuk dilaksanakan secara swakelola,” jelasnya.

Menurut Danny, pembangunan dua jembatan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 hingga 35 hari. Pelaksanaan pekerjaan melibatkan jajaran Koramil dan Babinsa bersama masyarakat setempat.

Ia berharap jembatan yang telah dibangun dapat dijaga dan dipelihara secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Besar juga harapan kami infrastruktur yang ada sama-sama kita jaga, sama-sama kita pelihara,” ujarnya.

Dengan hadirnya dua Jembatan Garuda, akses warga Punggolaka dan Kadia kini semakin terbuka.

Penulis: Sumarlin

Visited 47 times, 47 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow