Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) terpilih, Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ia ingin hasil penelitian dan kegiatan akademik UHO tidak hanya berkembang di lingkungan kampus, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi publik.

Menurut Takdir, keterlibatan berbagai pihak, terutama alumni dan insan pers, menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong hasil penelitian perguruan tinggi agar dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.

“Pertama, tentu kita menginginkan kerja sama semua stakeholder, terutama para alumni, dari instansi pers juga agar apa yang disampaikan kemudian dari Kementerian, bagaimana perguruan tinggi bisa memanfaatkan masyarakat langsung dengan hasil-hasil penelitian ataupun akademik pada umumnya yang berdampak pada masyarakat,” ujarnya  setelah terpilih sebagai Rektor UHO, Selasa (13/10/2026).

Takdir menilai, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan pengetahuan yang dapat digunakan untuk menjawab persoalan sosial. Karena itu, sinergi antara kampus dan pihak di luar kampus diperlukan agar hasil riset maupun pengembangan akademik tidak berhenti pada publikasi, tetapi bisa diterapkan dan dirasakan manfaatnya.

Baca Juga  Pemerintah Kota Kendari melalui Dispora Memberi Dukungan Berolahraga Lewat Beragam Kegiatan Rutin

Selain memperkuat kolaborasi, Takdir juga menyinggung pentingnya menjaga posisi dan peran staf serta menyelaraskan program universitas dengan arah kebijakan pemerintah.

Ia menyebut harapan dan agenda yang dicanangkan pemerintah, terutama program Presiden dan Wakil Presiden, perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan kebijakan di lingkungan perguruan tinggi.

“Yang kedua, dari pihak kementerian bahwa posisi staf tetap dijaga dan semua harapan yang dicanangkan pemerintah, terutama landing dari Presiden dan Wakil Presiden,” katanya.

Terkait program prioritas kepemimpinannya, Takdir menyebut dua bidang utama yang menjadi perhatian, yakni pengajaran dan rekognisi. Ia membuka ruang evaluasi terhadap berbagai aspek yang selama ini belum mendapat perhatian memadai.

“Terlepas dari visi misi yang sudah dibuat, dua bidang utama, yaitu pengajaran, kemudian masalah rekognisi. Itu mungkin ada hal-hal yang kurang, yang mungkin lama tapi tidak terperhatikan, itu menjadi perhatian kita ke depan,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan arah awal kepemimpinan Takdir yang menempatkan penguatan proses pembelajaran, pengakuan terhadap capaian perguruan tinggi, serta pemanfaatan hasil akademik bagi masyarakat sebagai bagian dari agenda ke depan.

Baca Juga  Ratusan Guru di Kendari Ikut Bimtek Susun Modul Mata Pelajaran P5

Dengan dukungan sivitas akademika, alumni, insan pers, dan pemangku kepentingan lainnya, UHO diharapkan semakin mampu memperluas kontribusinya bagi pembangunan dan menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat.

Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, M.Si., terpilih sebagai rektor UHO setelah memperoleh 42 suara dalam pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 yang berlangsung di Kendari, Selasa (13/10/2026).

Hasil tersebut menempatkannya di atas dua kandidat lainnya, Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si., dan Dr. H. Herman, S.H., LL.M., yang masing-masing memperoleh 18 suara dan 13 suara berdasarkan data hasil pemilihan.

Penulis: Sumarlin

Visited 45 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow