Penulis : Redaksi

MUNA, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Muna bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah Muna Timur. Bupati Muna Drs. H. Bachrun, M.Si. menerbitkan rekomendasi penambahan kuota BBM subsidi untuk SPBU Kompak 76.93603 PT Putra Maligano Mandiri di Desa Maligano, Kecamatan Maligano.

Rekomendasi tersebut mencakup penambahan alokasi Pertalite dari 32 kiloliter (KL) menjadi 75 KL per bulan. Sementara alokasi Bio Solar diusulkan meningkat dari 15 KL menjadi 60 KL per bulan.

Langkah tersebut dilakukan setelah Bupati Muna, Bachrun Labuta melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk bertemu Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), sebagai bagian dari upaya mencari solusi atas persoalan ketersediaan BBM subsidi yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Berdasarkan surat rekomendasi Pemerintah Kabupaten Muna, peningkatan kuota tersebut mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan tingginya aktivitas kendaraan di wilayah Maligano dan sekitarnya.

Dalam dokumen itu disebutkan, SPBU Kompak Maligano melayani masyarakat dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat. Kondisi tersebut membuat kebutuhan Pertalite maupun Bio Solar tidak lagi sebanding dengan alokasi yang tersedia.

Baca Juga  Tampo FC Juara Pertama Usai Tumbangkan Galaxy FC 2-1 di KONI Cup I Muna Barat

Keterbatasan kuota juga dinilai berpotensi menyebabkan kekurangan stok dan memicu antrean ketika pasokan BBM tiba di SPBU.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Muna merekomendasikan tambahan alokasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah Muna Timur.

Manajer SPBU Kompak Maligano, Novar, menyambut baik rekomendasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Muna yang telah memberikan rekomendasi penambahan kuota BBM subsidi.

“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bupati Muna yang telah merekomendasikan penambahan kuota BBM subsidi untuk SPBU Kompak Maligano,” kata Novar.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna, khususnya kepala dinas, yang telah memberikan pertimbangan teknis terkait kebutuhan penambahan kuota tersebut.

Menurut Novar, tambahan kuota itu sangat dibutuhkan untuk mengatasi persoalan antrean dan keterbatasan pasokan yang selama ini dirasakan masyarakat.

“Dengan adanya penambahan ini, kami berharap keluhan masyarakat Muna Timur, khususnya masyarakat Maligano, dapat teratasi. Antrean ketika BBM masuk juga dapat dikurangi sehingga masyarakat bisa lebih terlayani,” ujarnya.

Baca Juga  Bappeda Kendari Dorong Pengawasan Ketat Program OPD Lewat E-Monev Kolimondi

Novar menilai ketersediaan BBM yang lebih memadai akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Kelancaran pasokan BBM, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan kendaraan, tetapi juga berhubungan dengan pergerakan ekonomi masyarakat di wilayah Muna Timur.

“Harapannya, dengan penambahan kuota ini, pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan aktivitas perekonomian di Muna Timur juga dapat bergerak lebih lancar,” katanya.

Sementara itu, Bupati Muna, Bachrun berharap rekomendasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat melalui kementerian dan instansi terkait.

“Semoga penambahan kuota BBM subsidi untuk SPBU Kompak Maligano dapat direalisasikan sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi persoalan kekurangan pasokan maupun antrean panjang,” ujar Bachrun.

Bagi pemerintah daerah, keberadaan pasokan BBM yang cukup merupakan salah satu faktor penting dalam menopang mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi, khususnya di wilayah Muna Timur.

Dalam rekomendasinya, Pemkab Muna juga menegaskan bahwa tambahan alokasi tersebut diharapkan menjadi penambahan kuota BBM subsidi dan tidak mengurangi kuota yang telah tersedia di Kabupaten Muna.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo, Daging Dibagikan untuk Warga Lapulu

Pemerintah daerah juga meminta agar penyaluran BBM tetap dilakukan sesuai ketentuan serta data penyaluran dilaporkan secara berkala kepada pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna.

Kini, masyarakat Muna Timur tinggal menunggu realisasi dari rekomendasi tersebut. Jika tambahan kuota Pertalite sebesar 43 KL dan Bio Solar sebesar 45 KL per bulan terealisasi, kapasitas pelayanan SPBU Kompak Maligano diharapkan meningkat dan persoalan antrean serta keterbatasan pasokan BBM di wilayah tersebut dapat ditekan.

.Laporan Kontributor: Ridaka

Visited 11 times, 11 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow