Penulis : Redaksi

JAKARTA TIMUR, MITRANUSANTARA.ID – Pelarian dua pelaku penembakan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial AAS di kawasan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, akhirnya berakhir. Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus keduanya di Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (25/7/2026).

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna silver beserta satu butir peluru kaliber 9 milimeter yang diduga digunakan pelaku saat menembak korban.

Kasus yang sempat menggegerkan warga Jakarta Timur itu bermula dari aksi percobaan pencurian sepeda motor Yamaha RX King milik seorang penghuni rumah indekos di Jalan Salemba Utan Barat RT 08/RW 07, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman.

Kedua pelaku diketahui datang dengan mengenakan helm dan masker untuk menutupi identitas mereka. Mereka kemudian masuk ke area indekos dan berusaha membobol kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci letter T.

Pemilik kendaraan, Ilham Ardiansyah (28), mengaku awalnya tidak menaruh curiga terhadap keberadaan kedua pelaku. Ia mengira keduanya merupakan kurir paket yang hendak mengantarkan barang ke salah satu penghuni indekos.

Baca Juga  Rekapitulasi Pilkada DKI Jakarta Selesai, KPU Provinsi Siapkan Rapat Pleno

“Saya kira apa, apa tukang paket atau ibu-ibu di sebelah. Saya intip lah, saya curiga kayaknya tuh apa tukang paket atau apa kan,” ujar Ilham, dikutip dari TribunJakarta.com, Selasa (28/7/2026).

Namun, kecurigaannya terbukti setelah melihat kedua pelaku tengah berupaya membobol sepeda motornya. Ilham pun langsung menggedor pintu indekos untuk menggagalkan aksi pencurian tersebut.

Aksi spontan itu membuat kedua pelaku panik dan memilih melarikan diri tanpa sempat membawa kabur sepeda motor milik korban. Meski demikian, situasi berubah mencekam ketika Ilham mencoba mengejar pelaku yang hendak kabur menggunakan sepeda motor.

Salah seorang pelaku yang mengenakan helm putih tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah Ilham.

“Saya langsung ditodong sama pelaku yang pakai helm putih. Habis itu langsung saya ngumpet di pilar sini. Kemudian saya spontan lagi, teriak maling di depan gerbang,” ungkapnya.

Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian ikut melakukan pengejaran hingga ke Jalan Palmeriam. Di tengah kepanikan itu, seorang pengemudi ojek online yang baru saja mengantar penumpang ke sebuah apotek berinisiatif menghadang laju sepeda motor pelaku.

Baca Juga  Kendari Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Tiongkok di Forum UCLG ASPAC 2026

Saksi mata, Evi Garwati (56), mengatakan korban berdiri di depan kendaraan pelaku dengan tujuan menghentikan upaya pelarian mereka. Namun nahas, salah satu pelaku justru melepaskan tembakan yang mengenai tubuh korban.

“Korban berupaya menghalang-halangi motor malingnya. Tiba-tiba pas malingnya lewat langsung bunyi, ‘dor’ tembakan tuh. Langsung korbannya ambruk, jatuh kena tembak,” kata Evi.

Usai melakukan penembakan, kedua pelaku langsung tancap gas menuju Jalan Matraman Raya. Sementara korban yang mengalami luka tembak dan pendarahan segera mendapat pertolongan dari warga dan dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung Kasubdit Jatanras AKBP Abdul Rahim. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi serta memburu para pelaku.

Hasil pengembangan penyelidikan mengarah ke wilayah Kecamatan Melinting, Lampung Timur. Kedua pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Video penangkapan kedua pelaku juga sempat diunggah melalui akun Instagram @jatanraspoldametrojaya. Dalam operasi tersebut, polisi turut menyita senjata api rakitan yang diduga digunakan saat aksi penembakan berlangsung.

Baca Juga  PT Vale Bantu Lengkapi Fasilitas Gedung Serbaguna Sorowako

Saat ini, penyidik masih mendalami motif pelaku serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam tindak pidana lainnya. Polisi juga terus melakukan pengembangan terkait kepemilikan dan asal-usul senjata api rakitan yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena keberanian seorang pengemudi ojek online yang berusaha membantu menggagalkan pelarian pelaku pencurian kendaraan bermotor justru berujung menjadi korban penembakan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow