JAKARTA, MITRANUSANTARA.ID – Komitmen memperkuat peran masyarakat sipil dalam pembangunan nasional terus ditunjukkan oleh Yayasan Jalan Tengah Indonesia (YASJATI). Organisasi yang bergerak di bidang kajian sosial, penguatan ekonomi rakyat, dan pengawalan kebijakan publik ini akan menggelar YASJATI Leadership Inauguration 2026 pada Kamis, 4 Juni 2026, di Auditorium Universitas Trilogi, Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi YASJATI untuk memperluas jaringan organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Acara akan dirangkai dengan pelantikan pengurus daerah YASJATI, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Ajika Gemilang Abadi, serta penandatanganan kerja sama antara YASJATI dan Universitas Trilogi.
Ketua Umum YASJATI, Dr. Muhammad Ariston, mengatakan bahwa penguatan organisasi hingga tingkat daerah merupakan langkah strategis untuk memastikan berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“YASJATI hadir sebagai ruang kolaborasi yang menghubungkan gagasan akademik, aspirasi masyarakat, dan kebijakan publik. Melalui penguatan kepengurusan daerah, kami ingin mendorong lahirnya solusi-solusi pembangunan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Rabu (3/6/2026).
Selain prosesi pelantikan, perhatian publik juga diperkirakan akan tertuju pada National Talkshow yang mengangkat tema “Program Makan Bergizi Gratis: Solusi Strategis atau Beban Baru Negara?”.
Tema tersebut dinilai relevan dengan dinamika kebijakan nasional saat ini. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Namun, di sisi lain, program tersebut juga memunculkan berbagai diskusi mengenai efektivitas pelaksanaan, kesiapan anggaran, tata kelola, hingga dampaknya terhadap perekonomian nasional.
Melalui forum diskusi ini, YASJATI berupaya menghadirkan ruang dialog yang konstruktif dengan melibatkan kalangan akademisi, mahasiswa, praktisi, serta berbagai elemen masyarakat sipil. Diharapkan, diskusi tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang objektif dan berbasis data untuk mendukung keberhasilan program sekaligus menjawab berbagai tantangan implementasinya.
Sebagai organisasi yang selama ini aktif dalam kajian pembangunan, kemandirian pangan, dan pengawalan program-program strategis nasional, YASJATI terus mendorong lahirnya gagasan-gagasan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Berbagai kegiatan diskusi publik, simposium, dan lokakarya yang digelar YASJATI menjadi bagian dari upaya membangun budaya dialog yang sehat dalam proses pembangunan nasional.
Pelaksanaan YASJATI Leadership Inauguration 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara dunia akademik, dunia usaha, dan masyarakat sipil dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan mengusung semangat “jalan tengah”, YASJATI berupaya menghadirkan perspektif yang seimbang dalam berbagai isu kebangsaan, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia.


