Penulis : Redaksi

RAHA, MITRANUSANTARA.ID – Puluhan orang tua calon siswa yang tidak lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Raha mendatangi Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara Wilayah Muna, Selasa (14/7/2026).

Mereka meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan kebijakan penambahan rombongan belajar (rombel) agar anak-anak mereka dapat diterima di SMAN 1 Raha.

Dalam pertemuan tersebut, para orang tua menyampaikan kekecewaannya karena banyak calon siswa yang gagal masuk meski menjadikan SMAN 1 Raha sebagai pilihan utama.

Salah seorang orang tua mengaku telah berusaha membujuk anaknya untuk bersekolah di sekolah lain. Namun, anaknya tetap bersikeras ingin melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Raha.

“Sudah kita bujuk juga, tapi maunya sekolah di SMA 1, tidak mau sekolah lain,” ungkapnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Seksi SMA KCD Dikbud Sultra Wilayah Muna, Adi Munardi Kuti, mengatakan pihaknya akan meneruskan permintaan para orang tua kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara.

Namun, ia belum dapat memastikan apakah usulan penambahan rombel akan disetujui karena kewenangan keputusan berada di tingkat provinsi.

Baca Juga  Kemenkum Sultra Ungkap Ancaman AI terhadap Hak Cipta dan Masa Depan Karya Kreatif

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Raha, Achmad Djaya Adi, menjelaskan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027 sekolahnya hanya memperoleh kuota sebanyak 432 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar.
Di luar perkiraan, jumlah pendaftar mencapai 536 orang sehingga sekitar 103 calon siswa tidak dapat diterima akibat keterbatasan daya tampung.

Menurut Achmad, pihak sekolah sebenarnya telah mengupayakan penambahan rombel dengan mempertimbangkan kesiapan tenaga pendidik maupun fasilitas pembelajaran. Namun, usulan tersebut belum mendapat persetujuan sehingga sekolah tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Saat proses SPMB, kita sudah usulkan penambahan rombel, tetapi tidak bisa,” ujar Achmad.

Ia berharap ada solusi dari pemerintah provinsi agar aspirasi para orang tua dapat dipertimbangkan tanpa mengabaikan aturan yang mengatur pelaksanaan SPMB.

Reporter: Baharuddin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow