KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Olahraga padel mulai menunjukkan geliatnya di Kota Kendari. Antusiasme ratusan peserta dalam UD Maju Padel Tournament menjadi sinyal bahwa cabang olahraga yang tengah naik daun ini memiliki peluang besar untuk berkembang di Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini digelar di Lapangan Padel Uno, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Sabtu (11/7/2026).
Turnamen yang diikuti sekitar 200 peserta atau 88 tim dari berbagai kategori itu mendapat perhatian langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi modal penting untuk mendorong padel berkembang sebagai cabang olahraga prestasi sekaligus bagian dari gaya hidup sehat.
Siska mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilainya sebagai langkah awal memperkenalkan padel kepada masyarakat luas. Ia menyebut ajang tersebut sebagai turnamen padel perdana di Kota Kendari sekaligus Sulawesi Tenggara.
“Antusiasmenya luar biasa. Ini menunjukkan bahwa padel memiliki potensi besar untuk berkembang. Pemerintah Kota Kendari tentu memberikan dukungan agar olahraga ini semakin dikenal dan diminati masyarakat,” ujarnya.
Menurut Siska, padel kini telah menjadi salah satu cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI. Karena itu, Pemerintah Kota Kendari siap mendorong pembentukan kepengurusan organisasi padel di tingkat kota maupun provinsi agar pembinaan atlet dapat dilakukan secara lebih terarah.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat Sulawesi Tenggara akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada November 2026, sehingga pembentukan organisasi menjadi fondasi bagi pengembangan atlet lokal.
Selain aspek olahraga, Siska melihat padel juga memiliki potensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran fasilitas olahraga modern diyakini mampu menarik aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang investasi di sektor olahraga dan pariwisata.

Ia bahkan menawarkan peluang kerja sama kepada investor yang ingin membangun fasilitas padel di kawasan wisata pesisir Teluk Kendari.
“Kami ingin olahraga berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Kalau ada investor yang berminat membangun fasilitas padel di kawasan tepi laut, pemerintah siap membuka ruang kerja sama. Harapannya olahraga maju, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” katanya.
Siska juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar aktivitas sesaat. Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan Kota Kendari.
Sementara itu, General Manager UD Maju, Sarni Usman, mengatakan turnamen tersebut merupakan inisiatif generasi muda keluarga besar UD Maju bersama komunitas padel di Kendari. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan itu juga dirancang sebagai wadah mempererat silaturahmi antarkeluarga dan komunitas olahraga.
Ia berharap turnamen serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet padel baru di Sulawesi Tenggara.
“Ini kegiatan pertama yang digagas anak-anak kami bersama teman-temannya. Kami berharap ke depan bisa menjadi agenda rutin karena mampu mempererat kebersamaan sekaligus memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat,” ujarnya.
Sarni menambahkan, penyelenggaraan turnamen juga memiliki misi sosial. Sebagian hasil kegiatan akan disalurkan untuk kegiatan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Pada hari pertama, pertandingan diawali babak penyisihan, sementara semifinal dan final dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya. Sebanyak 88 tim bersaing dalam tiga kategori, yakni Men sebanyak 40 tim, Women 30 tim, dan Mix 18 tim.
Panitia menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah. Untuk kategori Men dan Women, juara pertama memperoleh Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta. Sementara kategori Mix menyediakan hadiah Rp7 juta bagi juara pertama, Rp5 juta untuk runner-up, dan Rp3 juta bagi peringkat ketiga. Rencananya hadiah akan didonasikan untuk kegiatan sosial.
Melalui turnamen ini, padel tidak hanya diperkenalkan sebagai cabang olahraga baru, tetapi juga diharapkan menjadi ruang lahirnya bibit atlet berprestasi sekaligus memperkuat ekosistem sport tourism di Kota Kendari.
Penulis: Sumarlin



