RAHA, MITRANUSANTARA.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muna terus mendorong transformasi pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Media Pembelajaran Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Disdikbud Kabupaten Muna, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Muna, Bachrun Labuta, jajaran Disdikbud Muna, serta para kepala sekolah SD se-Kabupaten Muna.
Sosialisasi digitalisasi media pembelajaran menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Muna dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan mendorong penggunaan teknologi dan media pembelajaran yang modern, inovatif, serta sesuai dengan perkembangan zaman.
Melalui pemanfaatan teknologi, proses belajar mengajar diharapkan dapat berlangsung lebih menarik dan interaktif. Digitalisasi juga dinilai dapat membantu peserta didik dalam mengakses dan memahami materi pembelajaran secara lebih efektif.
Selain sosialisasi digitalisasi pembelajaran, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan dan hadiah kepada dua pelajar asal Kabupaten Muna yang berhasil melaju hingga tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Kedua pelajar tersebut yakni LM Azzam Aswar, siswa SDN 1 Katobu pada bidang Matematika, dan Mustafa Ali Chamran, siswa SDN 3 Katobu pada bidang IPS.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna, Karim Darma, mengatakan kedua siswa tersebut telah mewakili Kabupaten Muna dalam ajang OSN tingkat nasional.
“Mereka sudah mengikuti OSN di tingkat nasional, tinggal menunggu pengumuman,” kata Karim.
Ia berharap kedua siswa tersebut mampu meraih prestasi terbaik dan membawa nama Kabupaten Muna di tingkat nasional.
“Semoga keduanya bisa meraih juara,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Muna, Bachrun Labuta, mengatakan digitalisasi media pembelajaran diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan pendidikan sekaligus mendukung upaya mencerdaskan generasi bangsa.
Menurut Bachrun, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada pemanfaatan teknologi. Dukungan dan komitmen seluruh pihak, terutama kepala sekolah dan guru, juga menjadi faktor penting karena mereka merupakan ujung tombak dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
“Pemerintah Kabupaten Muna akan terus memperhatikan aspirasi serta berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik di lapangan. Termasuk persoalan yang berkaitan dengan status dan kesejahteraan tenaga pendidikan,” ujar Bachrun.
Bachrun juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, guru, dan seluruh tenaga kependidikan yang selama ini telah mendedikasikan diri untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Muna.
“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu kepala sekolah serta seluruh guru yang selama ini telah bekerja dan mengabdi untuk pendidikan anak-anak kita. Mari bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan demi masa depan generasi Muna yang lebih baik,” pungkasnya.
Reporter: Baharuddin



