RAHA, MITRANUSANTARA.ID – Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara sekaligus Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengajak masyarakat Kabupaten Muna untuk menjaga persatuan dan tidak menjadikan media sosial sebagai sarana untuk menyerang maupun menghakimi para pemimpin daerah.
Hal ini disampaikan saat pembukaan kegiatan sepak bola Darwin CUP 1 bersama Bupati Muna, Bahrun Labuta di Lapangan Kecamatan Napabalano. Minggu (7/6/2026).
Menurut Darwin, kondisi pemerintahan saat ini tidak mudah karena daerah-daerah di Indonesia tengah menghadapi dampak kebijakan efisiensi anggaran yang berpengaruh terhadap pelaksanaan program pembangunan.
Karena itu, ia meminta masyarakat memberi kesempatan kepada Bupati Muna Bachrun Labuta dan Wakil Bupati La Ode Asrafil Ndoasa untuk menjalankan tugas pemerintahan serta merealisasikan program kerja yang telah direncanakan.
“Pak Bachrun dan Pak Asrafil sedang bekerja. Tantangan yang mereka hadapi juga tidak ringan karena adanya keterbatasan anggaran yang dirasakan hampir semua daerah,” kata Darwin.
Pria yang akrab disapa DW itu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muna Barat juga merasakan dampak yang sama. Sejumlah program pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi fiskal yang ada sehingga membutuhkan pengelolaan anggaran yang lebih cermat.
Darwin menilai masyarakat perlu memahami situasi tersebut dan tidak terburu-buru memberikan penilaian negatif terhadap kinerja pemerintah daerah. Ia juga mengingatkan agar perbandingan antara Kabupaten Muna dan Kabupaten Muna Barat yang ramai dibahas di media sosial tidak dijadikan bahan untuk saling menyudutkan.
“Setiap daerah memiliki tantangan dan karakteristik yang berbeda. Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Darwin mengaku prihatin melihat banyaknya komentar bernada sindiran hingga cacian yang ditujukan kepada Bachrun Labuta di berbagai platform media sosial. Menurutnya, kritik tetap diperlukan dalam demokrasi, namun harus disampaikan secara santun dan bertanggung jawab.
“Kritik yang membangun tentu baik. Tetapi kalau sudah berubah menjadi hinaan dan serangan pribadi, itu tidak akan memberikan solusi bagi daerah,” katanya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan suasana yang kondusif agar pemerintah lebih fokus menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.
“Mari kita bersatu mendukung pembangunan daerah. Jangan saling menjatuhkan karena tujuan kita sama, yaitu memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Baharuddin


