Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Isu peredaran uang palsu sempat meresahkan pedagang di Pasar Baruga, Kota Kendari, setelah sebuah video yang memperlihatkan temuan uang mencurigakan viral di media sosial.

Direktur Perumda Pasar Kota Kendari, Asnar, menjelaskan bahwa uang yang diduga palsu tersebut sebenarnya telah ditemukan sebelum bulan Ramadhan. Namun, informasi itu baru mencuat ke publik pada Jumat (3/4/2026) setelah direkam dan dibagikan oleh pedagang.

“Uang itu ditemukan pedagang sebelum bulan puasa, tapi baru diungkap sama pedagang baru-baru ini, kemudian temannya videokan akhirnya viral. Setelah kami telusuri, uang itu ditemukan diluar pasar,” ujar Asnar, Minggu (5/4/2026).

Menindaklanjuti hal tersebut, pihak Perumda Pasar bersama pengelola pasar langsung melakukan pengecekan di lokasi. Pemeriksaan juga melibatkan aparat keamanan setempat, termasuk Bhabinkamtibmas Polsek Baruga.

Hasilnya, hingga saat ini tidak ditemukan adanya peredaran uang palsu di lingkungan Pasar Baruga.

“Kami sudah turun langsung bersama pengelola dan aparat, namun tidak ditemukan keberadaan uang palsu seperti yang dikhawatirkan,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah pedagang mengaku menemukan uang dengan ciri mencurigakan saat melakukan transaksi. Mereka baru menyadari kejanggalan setelah aktivitas pasar mulai sepi dan uang diperiksa kembali.

Baca Juga  Kontribusi Sebesar 38,7 Persen, Industri Pangan Dominasi IKM di Sulawesi Tenggara

Dalam video yang beredar, pedagang menyebutkan perbedaan mencolok terlihat dari tekstur kertas yang lebih halus serta warna yang tampak pudar dibandingkan uang asli. Bahkan, salah satu pedagang menunjukkan uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu dengan total mencapai Rp400 ribu.

“Eh uang palsu, sudah beredar di Pasar Baruga, hati-hati,” ujar seorang pedagang dalam video tersebut.

Meski demikian, pihak pengelola pasar mengimbau masyarakat dan pedagang untuk tetap tenang serta tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi. Pedagang juga diminta lebih teliti saat menerima uang, terutama pada transaksi dengan nominal besar.

Perumda Pasar memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga keamanan transaksi di pasar tradisional, sekaligus memberikan rasa aman bagi para pedagang dan pembeli.

Penulis: Sumarlin

Visited 19 times, 19 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow