KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari terus mematangkan persiapan menyambut event internasional UCLG ASPAC 2026 dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bersama Ketua Dekranasda dan sejumlah kepala OPD, melakukan kunjungan langsung ke pelaku UMKM, Jumat (3/4/2026).
Kunjungan diawali di Rumah Produksi PT BIN AMR yang berlokasi di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga. Di lokasi ini, wali kota meninjau langsung proses produksi minuman tradisional berbahan dasar cengkeh, termasuk pengolahan minyak atsiri dari daun cengkeh hingga produk turunan lainnya.
Menariknya, produk minuman cengkeh tersebut dikemas dalam bentuk sachet menyerupai teh celup, sehingga dinilai praktis dan memiliki nilai jual tinggi. Siska pun menunjukkan ketertarikannya untuk menghadirkan produk tersebut dalam jamuan resmi bagi para delegasi internasional.
“Produk ini sangat menarik, dari segi rasa, kemasan, hingga nilai kearifan lokalnya. Kita akan coba sajikan sebagai salah satu pilihan minuman saat jamuan makan malam delegasi UCLG ASPAC,” ujarnya.

Menurutnya, momentum event internasional harus dimanfaatkan sebagai ruang promosi bagi produk lokal agar dikenal lebih luas, termasuk oleh tamu mancanegara. Ia juga meminta dinas terkait untuk memastikan kualitas dan kontinuitas produksi tetap terjaga.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke sentra pengrajin pelepah pisang dan bunga plastik di Kelurahan Kemaraya. Di lokasi ini, wali kota melihat langsung proses pembuatan kerajinan yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan daerah.
Siska menilai, inovasi pengolahan bahan sederhana menjadi produk bernilai ekonomi tinggi merupakan kekuatan UMKM Kendari yang perlu terus didorong. Ia pun berencana menampilkan produk kerajinan tersebut dalam expo UMKM pada rangkaian kegiatan UCLG ASPAC.
“Kita ingin menampilkan sesuatu yang berbeda, yang benar-benar mencerminkan kreativitas masyarakat Kendari. Produk seperti ini punya nilai estetika dan bisa menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.
Selain sebagai ajang promosi, keterlibatan UMKM dalam event internasional juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha serta memperluas jaringan pasar.
Dalam kunjungan tersebut, wali kota turut didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kepala Bagian Umum Setda Kota Kendari.
Pemerintah Kota Kendari optimistis, dengan persiapan yang matang dan dukungan lintas sektor, produk UMKM lokal mampu tampil maksimal dan menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi daerah di tingkat global.
Penulis: Sumarlin


