Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat pesisir melalui inovasi berbasis teknologi. Kali ini, kampus tersebut menggulirkan program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, dengan mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Nelayan dan Pengolah Ikan Berbasis Smart Digital Fishery Menuju Sentra Ketahanan Pangan Ikan Desa Torobulu.” Kegiatan ini berlangsung Sabtu, (27/6/2026)

Kegiatan pengabdian masyarakat itu merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah Ruang Lingkup Pemberdayaan Desa Binaan dan didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ketua Tim Pelaksana, Dr. Fajriah, S.Pi., M.Si., dari Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UM Kendari menjelaskan, konsep Smart Digital Fishery menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi sektor perikanan menuju era digital.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak hanya meningkatkan produktivitas usaha perikanan, tetapi juga mendukung pengelolaan sumber daya ikan yang lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

Baca Juga  BPJN Sultra Tangani Drainase 2.075 Meter di Kendari, Wali Kota Apresiasi Gerak Cepat Cegah Banjir

“Melalui program ini, nelayan dan kelompok pengolah ikan memperoleh pelatihan, pendampingan, hingga demonstrasi penggunaan berbagai teknologi yang dapat mendukung aktivitas perikanan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan,” ujar Fajriah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai inovasi, mulai dari penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, perangkat digital untuk mengukur kualitas perairan, alat ukur hasil tangkapan ikan berbasis digital yang mampu menyediakan data secara real time di atas kapal, hingga pelatihan pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah seperti sambal ikan kering berbahan teri dan kakap.

Tak hanya itu, program ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai disiplin ilmu guna memperkuat kapasitas peserta dari sisi teknis maupun manajerial.

Dr. Muhammad Nur, S.P., M.Si., dari Program Studi Agribisnis UM Kendari memberikan materi mengenai analisis usaha dan strategi pemasaran digital agar produk perikanan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Sementara Muhammad Sainal Abidin, S.Si., M.Si., dari Universitas Mandala Waluya melatih peserta menggunakan alat ukur fisika-kimia perairan digital.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Luncurkan Pariwara Antikorupsi, Ajak ASN dan Masyarakat Jadi Agen Perubahan

Materi mengenai pengelolaan lingkungan pesisir dan penggunaan bahan plastik yang aman pada pangan disampaikan oleh Mochammad Assiddied, S.T., M.Si., dari Teknik Lingkungan UM Kendari. Adapun pelatihan pengolahan hasil perikanan, pengemasan, dan pelabelan produk diberikan oleh Kobajashi Togo Isamu, S.Pi., M.P., dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Halu Oleo.

Program pemberdayaan ini akan berlangsung hingga Desember 2026. Pada tahapan selanjutnya, peserta akan mendapatkan pendampingan mengenai teknik penanganan ikan yang baik (Good Handling Practices) serta metode pengolahan hasil perikanan yang lebih efektif dan efisien.

Tim pelaksana berharap program tersebut mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia masyarakat pesisir melalui penguatan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal. Dengan begitu, efisiensi usaha, kualitas produk, daya saing, hingga pendapatan nelayan dan pengolah ikan di Desa Torobulu dapat terus meningkat.

Tim Pengabdian UM Kendari bersama Pemerintah Desa Torobulu dan kelompok mitra turut menyampaikan apresiasi kepada DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan pendanaan program tersebut. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis teknologi dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga  Siska-Sudirman Mendapat Nomor Urut 1, Proses Pengundian Nomor Urut Calon Wali Kota Kendari 2024

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow