Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara terus memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Sultra Maimo (UMKM, Digital, Inklusif, dan Berdaya Saing) 2026. Rangkaian kegiatan yang dipadukan dengan Finance, Sport and Art (FinSpora) 2026 resmi dibuka di The Park Mall Kendari, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 9 Agustus itu menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), perbankan, pelaku UMKM, hingga masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digitalisasi dan inovasi.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Sulawesi Tenggara yang kembali mempercayakan Kota Kendari sebagai tuan rumah pelaksanaan Sultra Maimo 2026.

Menurutnya, meski mengusung nama Sultra Maimo yang merepresentasikan seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara, penyelenggaraan di Kendari menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada pasar yang lebih luas.

“Bank Indonesia merupakan mitra yang sangat konsisten mendampingi Pemerintah Kota Kendari dalam pengembangan UMKM. Kehadiran Sultra Maimo bukan sekadar festival, tetapi menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Siska.

Baca Juga  Keyakinan Konsumen Naik, IKK November 2024 Tembus 125,9

Ia menilai konsep kegiatan tahun ini sangat lengkap karena tidak hanya menghadirkan pameran UMKM, tetapi juga edukasi keuangan, digitalisasi transaksi, hingga kampanye ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah plastik.

Sebanyak 50 pelaku UMKM ambil bagian dalam festival tersebut, terdiri dari 30 UMKM lokal Sulawesi Tenggara dan 20 UMKM nasional yang menampilkan beragam produk kuliner, kopi, wastra, serta produk unggulan lainnya.

Siska berharap kehadiran pelaku usaha dari berbagai daerah dapat menjadi ajang saling belajar sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi UMKM lokal.

Ia bahkan mengajak Bank Indonesia, OJK, dan seluruh perbankan untuk memperluas kolaborasi hingga pasar internasional. Menurutnya, Pemerintah Kota Kendari tengah membuka peluang kerja sama dengan Kota Yiwu, Tiongkok, yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dunia.

“Kami akan mengikuti Mayors Academy di Shanghai dan menghadiri pameran UMKM internasional di Yiwu. Ini menjadi peluang agar produk UMKM Sulawesi Tenggara bisa menembus pasar global. Kami berharap seluruh sektor jasa keuangan ikut mendukung langkah ini,” katanya.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Tegaskan Disiplin, Etika, dan Inovasi ASN di Awal 2026

Siska juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Kendari terus menunjukkan tren positif. Pada triwulan kedua 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mencapai angka 51 persen, yang menurutnya tidak lepas dari berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor perdagangan, jasa, dan UMKM.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menjelaskan Sultra Maimo memiliki tiga tujuan utama, yakni memperkuat UMKM, mempercepat digitalisasi transaksi keuangan, serta mempererat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan transaksi digital menggunakan QRIS selama pelaksanaan festival sebagai bagian dari percepatan transformasi ekonomi digital di Sulawesi Tenggara.

“Melalui Sultra Maimo, kami ingin UMKM semakin maju, transaksi digital semakin luas, dan kolaborasi seluruh sektor mampu memperkuat perekonomian Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari,” ujarnya.

Edwin menambahkan, selama sepekan penyelenggaraan, masyarakat dapat mengikuti berbagai agenda seperti business matching, promosi investasi, lomba content creator, cerdas cermat, pameran UMKM, hingga berbagai kompetisi olahraga dan seni yang dikemas dalam FinSpora 2026.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan sinergi yang terbangun antara Bank Indonesia, OJK, FKIJK, dan industri perbankan menjadi modal penting dalam memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Tinjau Tiga Rusunawa, Tegaskan Prioritas Pembenahan Mulai 2026

Adapun Ketua Panitia FinSpora 2026, Andi Muhammad Yusuf, menjelaskan kegiatan mengusung tema “Sportif, Kreatif, dan Solid” (SKS). Selain menjadi ajang silaturahmi insan perbankan dan industri jasa keuangan, FinSpora juga menjadi wadah menggali potensi di bidang olahraga dan seni melalui tujuh cabang lomba, di antaranya bola voli, tenis lapangan, tenis meja, gaple, e-sport, fun run, serta kompetisi yel-yel dan got talent.

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow