KENDARI, MITRANUSANTARA.id – Universitas Universitas Halu Oleo (UHO) bersama Universitas Karya Persada Muna (UKPM) terus memperluas jejaring internasional guna meningkatkan mutu Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata daerah.
Dalam kunjungan akademik ke Prancis, Rektor UKPM yang juga mantan Rektor UHO, Usman Rianse didampingi Wakil Rektor Akademik dan Kerja Sama UKPM, Suriyadarman Rianse melakukan promosi kampus serta memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Muna dan Kabupaten Muna Barat di ESSCA School of Management dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Prancis.
Pada kesempatan itu, pihak UKPM menyerahkan daftar objek wisata unggulan Muna dan Muna Barat kepada Atase Pendidikan KBRI Prancis, Syarifa Hanoum, Senin (11/5/2026).
Usman Rianse mengatakan, kerja sama internasional tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi global, khususnya pada pengembangan budaya dan sektor pariwisata di Muna dan Muna Barat, Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, Sulawesi Tenggara memiliki potensi wisata alam, budaya, dan pesisir yang besar untuk dikembangkan. Namun, pengelolaan potensi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing global.
“Prancis merupakan salah satu negara maju di sektor pariwisata dunia. Karena itu, kerja sama dengan institusi pendidikan internasional diharapkan mampu mendorong transfer pengetahuan, teknologi, dan inovasi guna mendukung kemajuan pariwisata di Sulawesi Tenggara,” ujar Usman Rianse.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya dan pariwisata.
Selain promosi akademik, rombongan UHO dan UKPM turut memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan di Muna dan Muna Barat, seperti Danau Napabale, Pantai Meleura, Goa Liangkabori, serta kawasan wisata bahari Pulau Indo.
Menurut Usman Rianse, destinasi tersebut memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara karena keunikan panorama alam dan nilai sejarah budaya yang dimiliki.
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus mendorong pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata, mulai dari akses jalan, fasilitas penginapan, hingga promosi digital berbasis teknologi agar destinasi wisata lokal mampu bersaing di tingkat internasional.
Dalam pertemuan itu, pihak kampus di Prancis menyambut positif peluang kerja sama yang ditawarkan. Mereka menilai potensi wisata dan budaya Sulawesi Tenggara memiliki nilai unik untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata kelas dunia apabila didukung sistem pengelolaan modern dan promosi internasional yang kuat.
Sementara itu, Suriyadarman Rianse mengatakan, kerja sama internasional tersebut tidak hanya difokuskan pada bidang pendidikan, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, penelitian bersama, dan pertukaran pengalaman di sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen UHO maupun UKPM untuk memperoleh pengalaman akademik internasional sekaligus memperluas jaringan kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan di Eropa.
“Melalui langkah ini, UHO dan UKPM menunjukkan komitmen dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan pengembangan potensi daerah. Promosi wisata Muna dan Muna Barat di tingkat global diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan citra Sulawesi Tenggara di mata dunia,” tutupnya.
Penulis: Novrizal


