Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan doa lintas agama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari yang dirangkaikan dengan persiapan kegiatan internasional UCLG ASPAC 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Samaturu, Balai Kota Kendari, Rabu (6/5/2026).

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum doa bersama ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kota Kendari yang telah memasuki usia hampir dua abad.

“Dalam kerukunan, kita maju dalam pembangunan dan mendunia bersama Kota Kendari. Hari ini kita tidak hanya berdoa untuk kelancaran UCLG ASPAC, tetapi juga mengenang perjuangan panjang para pendahulu dalam membangun kota ini,” ujarnya.

Menurutnya, Kendari telah berkembang menjadi kota yang terbuka dan dinamis, sekaligus menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan jasa di Sulawesi Tenggara. Capaian tersebut, kata dia, tidak terlepas dari peran masyarakat yang hidup rukun dalam keberagaman.

Ia menekankan bahwa doa lintas agama menjadi simbol kuat persatuan di tengah perbedaan. Kehadiran pemuka agama dari Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu menunjukkan bahwa harmoni sosial tetap terjaga dan menjadi fondasi pembangunan daerah.

Baca Juga  Siska Karina Imran Blusukan di Baruga, Siapkan Solusi Banjir dan Akses Baru

“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi kekuatan untuk saling melengkapi. Dari berbagai rumah ibadah, kita membawa harapan yang sama untuk kedamaian dan kesejahteraan Kota Kendari,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut tamu dari berbagai daerah dan negara yang akan hadir dalam forum UCLG ASPAC. Ia menilai ajang internasional ini sebagai peluang strategis untuk memperkenalkan wajah Kota Kendari di mata dunia.

“Kita harus menjadi tuan rumah yang baik. Tunjukkan keramahan, jaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban. Sambut tamu dengan senyuman sebagai wujud persaudaraan,” katanya.

Doa bersama dipimpin secara bergantian oleh tokoh agama dari berbagai keyakinan. Setiap pemuka agama memanjatkan doa sesuai ajaran masing-masing, memohon agar seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-195 Kota Kendari dan UCLG ASPAC dapat berjalan aman, lancar, dan membawa keberkahan.

Selain itu, doa juga dipanjatkan agar Kota Kendari senantiasa diberikan perlindungan, kesejahteraan, serta kondisi yang kondusif, termasuk cuaca yang mendukung selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Baca Juga  Siska Karina Imran Terima Tugas dari Partai Demokrat: Langkah Awal Menuju Kursi Wali Kota Kendari

Kegiatan ini menjadi penegas bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai sosial dan spiritual masyarakat. Pemerintah Kota Kendari berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui doa lintas agama ini dapat terus dijaga sebagai modal utama dalam membangun kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Dengan semangat persatuan dan toleransi, Kendari optimistis mampu menyukseskan agenda besar yang tengah berlangsung, sekaligus memperkuat citra sebagai kota yang ramah, religius, dan terbuka di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow