Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bersama Wakil Wali Kota Kendari turun langsung menyambangi warga terdampak banjir di sejumlah titik di Kota Kendari, Senin (11/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota menyerahkan bantuan sekaligus memastikan kondisi masyarakat pascabanjir yang melanda berbagai wilayah sejak akhir pekan lalu.

Didampingi Dandim 1417 Kendari, Ketua DPRD, perwakilan Polresta Kendari, Kepala Bappeda, Kepala BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan serta jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan, Wali Kota mendatangi satu per satu lokasi terdampak untuk melihat langsung kondisi warga dan kerusakan lingkungan akibat banjir.

Lokasi pertama yang dikunjungi yakni Kelurahan Lapulu. Di wilayah depan Pasar Lapulu itu, sedikitnya 71 kepala keluarga terdampak banjir dengan ketinggian air sempat mencapai paha orang dewasa. Meski air mulai surut, warga masih sibuk membersihkan rumah dan perabotan yang dipenuhi lumpur.

Dalam kesempatan itu, Siska menyerahkan bantuan berupa beras, telur, dan mie instan kepada warga terdampak. Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila ada warga yang sakit setelah banjir.

Baca Juga  Kendari Perkuat SDM Transportasi, Teken MoU dengan Kemenhub di PIP Makassar

“Kalau ada yang sakit segera sampaikan supaya langsung ditangani puskesmas. Jangan menunggu parah,” kata Siska saat berdialog dengan warga.

Usai dari Lapulu, rombongan bergerak menuju Jalan Kedondong Lorong Aklamasi, RT 24 RW 08 Kelurahan Andonohu. Di kawasan tersebut, banjir menjadi salah satu yang terparah dengan ketinggian air sebelumnya mencapai leher orang dewasa. Sebanyak 85 kepala keluarga terdampak akibat luapan air yang tidak memiliki jalur pembuangan memadai.

Saat ini genangan mulai surut dan tersisa setinggi betis orang dewasa. Namun, warga masih mengeluhkan sistem drainase dan aliran sungai yang dinilai tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.

Wali Kota mengatakan pemerintah akan melakukan evaluasi dan penanganan terhadap persoalan drainase di sejumlah titik rawan banjir, termasuk normalisasi saluran air.

“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga melihat langsung apa yang harus diperbaiki supaya banjir seperti ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Jalan Mangkerey, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu. Di wilayah tersebut sekitar 100 kepala keluarga terdampak banjir setelah air meluap ke permukiman warga.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Serahkan Raperda RPJMD 2025–2029, Tekankan Kolaborasi dan Arah Pembangunan Berkelanjutan

Di hadapan warga, Siska mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat. Ia memastikan Pemerintah Kota Kendari akan terus hadir membantu warga, baik melalui bantuan logistik maupun penanganan infrastruktur pascabanjir.

“Ibu-ibu, bapak-bapak, hari ini kami datang bertemu langsung masyarakat yang terdampak banjir. Kami sangat prihatin dan memberi perhatian kepada kita semua,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan turut didukung oleh BAZNAS Kota Kendari. Selain menyerahkan bantuan, dirinya bersama jajaran pemerintah juga meninjau langsung rumah-rumah warga untuk melihat kondisi lingkungan dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.

“Kami ingin melihat langsung lokasi banjir supaya bisa diketahui apa yang perlu diperbaiki. Mudah-mudahan ke depan banjir tidak terjadi lagi di wilayah ini,” katanya.

Selain bantuan kebutuhan pokok, Pemkot Kendari juga akan melakukan perbaikan drainase dan normalisasi di beberapa titik yang dianggap menjadi penyebab utama meluapnya air ke permukiman warga.

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow