MAKASSAR, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari menandatangani kesepakatan bersama (MoU) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan bersama sejumlah pemerintah daerah lainnya di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Sabtu (18/4/2026). Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor transportasi berbasis pendidikan dan pelatihan vokasi.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan dipercaya mewakili para kepala daerah untuk menyampaikan kesan dan pesan. Kehadirannya sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mendorong pembangunan transportasi yang terintegrasi dan berorientasi masa depan.
Wali Kota Siska menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan transportasi yang semakin kompleks, mulai dari isu konektivitas antarwilayah, transformasi teknologi, hingga efisiensi sistem logistik.
“Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan SDM transportasi yang unggul. Pemerintah daerah tentu menyambut baik sinergi ini karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan layanan publik hingga pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan kapasitas SDM menjadi kunci utama dalam mendukung sistem transportasi yang andal dan berdaya saing. Oleh karena itu, kerja sama dengan pemerintah pusat melalui BPSDMP Kementerian Perhubungan dinilai sebagai langkah tepat untuk mempercepat peningkatan kualitas tenaga profesional di bidang tersebut.
Siska juga mengapresiasi komitmen Kementerian Perhubungan yang terus mendorong pemerataan pembangunan SDM transportasi, termasuk bagi daerah berkembang seperti Kota Kendari. Ia berharap kerja sama ini dapat membuka akses lebih luas bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri transportasi modern.
Melalui MoU ini, diharapkan lahir tenaga profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi. SDM tersebut nantinya diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, serta mendorong peningkatan daya saing daerah.
Selain berdampak pada sektor transportasi, kerja sama ini juga diyakini akan memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Sistem transportasi yang efisien dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka peluang investasi di daerah.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Kendari optimistis dapat terus memperkuat fondasi pembangunan transportasi yang berkelanjutan, sekaligus menyiapkan SDM unggul untuk menjawab tantangan masa depan.
Penulis: Sumarlin


