Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari mempercepat pembenahan infrastruktur di sejumlah titik strategis menjelang kedatangan tamu-tamu dari berbagai negara dalam agenda internasional yang akan digelar di ibu kota Sulawesi Tenggara tersebut.

Langkah percepatan ini dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya teknis guna memastikan pekerjaan fisik berjalan sesuai target waktu dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, Muhammad Jayadi, mengatakan fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan wajah kota, mulai dari jalur utama hingga kawasan strategis yang akan dilalui para delegasi.

“Kami fokus memastikan kesiapan infrastruktur kota, mulai dari jalur utama, kawasan strategis, hingga penataan lingkungan pendukung agar Kendari siap menerima tamu internasional,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Salah satu titik prioritas pembenahan berada di kawasan Nambo yang diproyeksikan menjadi jalur penting bagi pergerakan tamu negara. Hingga pertengahan April, progres pekerjaan di kawasan tersebut telah mencapai lebih dari 50 persen.

Selain itu, PUPR juga melakukan penataan kawasan pesisir Papalimba, termasuk pembersihan bangkai kapal yang selama ini mengganggu estetika wilayah pantai. Pekerjaan lanjutan di kawasan tersebut dijadwalkan segera dimulai guna memperkuat daya tarik kawasan pesisir.

Baca Juga  Jelang UCLG ASPAC 2026, Wali Kota Kendari Cek Detail Teknis hingga Penjemputan Delegasi

Upaya pembenahan tidak hanya difokuskan pada satu titik, tetapi juga menyasar pintu masuk kota dan jalur protokol, termasuk kawasan sekitar bandara yang menjadi kesan pertama bagi para tamu yang datang ke Kendari.

Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), guna memastikan pembagian kewenangan penanganan jalan nasional, provinsi, dan kota berjalan efektif tanpa tumpang tindih.

Sinergi juga dilakukan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari melalui kegiatan normalisasi sungai di beberapa titik, seperti Sungai Mandonga dan Sungai Korumba. Langkah ini tidak hanya mendukung estetika kota, tetapi juga bertujuan menjaga kelancaran aliran air serta meminimalisir potensi genangan.

Jayadi menegaskan, percepatan pembenahan infrastruktur ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Kendari agar seluruh organisasi perangkat daerah bergerak cepat dan terkoordinasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Seluruh OPD bergerak sesuai perannya. PUPR memastikan kesiapan infrastruktur sebagai bagian penting dalam menyukseskan agenda internasional ini,” tegasnya.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Kendari menargetkan kota tampil lebih tertata, bersih, dan representatif. Pembenahan yang dilakukan diharapkan tidak hanya menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan internasional, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas infrastruktur dan kenyamanan masyarakat.

Baca Juga  Pemkot Kendari Matangkan Teknis Tuan Rumah UCLG ASPAC 2026

Penulis: Sumarlin

Visited 22 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow