KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Kekhawatiran orang tua siswa terhadap kondisi pohon besar yang rawan tumbang di samping SDN 07 Kendari Barat akhirnya mendapat penanganan cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Minggu (10/5/2026) sore.
Setelah menerima laporan dari pihak kecamatan dan sekolah, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pemangkasan pohon yang dinilai membahayakan aktivitas belajar siswa.
“Sudah kami tangani tadi sore,” ungkapnya.
Langkah cepat itu dilakukan mengingat para siswa dijadwalkan mengikuti ujian pada Senin (11/5/2026).
Sebelumnya, kondisi pohon di samping sekolah tersebut sempat membuat khawatir warga dan pihak sekolah karena terlihat miring dan bersandar ke arah area sekolah. Bahkan sebagian akar pohon disebut sudah tercabut dan merusak drainase serta pagar di sekitar lokasi.
Camat Kendari Barat, Asmada, mengatakan pihak sekolah sempat meminta agar pelaksanaan ujian dipindahkan sementara ke lokasi lain karena khawatir pohon roboh saat hujan atau angin kencang.
“Iya SDN 07 Kendari Barat di Kelurahan Sodohoa meminta untuk dipindah tempat ujiannya karena takut pohon roboh malam,” ungkap Asmada.
Menurutnya, kondisi pohon memang cukup mengkhawatirkan setelah hujan deras mengguyur Kota Kendari dalam beberapa hari terakhir. Tanah di sekitar akar menjadi labil sehingga pohon mulai condong dan mengancam area sekolah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Kendari bergerak cepat dengan mengerahkan personel lengkap bersama peralatan pemangkasan.
Petugas terlihat melakukan pemotongan cabang-cabang besar untuk mengurangi beban pohon sekaligus mencegah risiko tumbang. Proses penanganan dilakukan secara hati-hati karena posisi pohon berada dekat pagar dan diatas atap ruang belajar.
Pemangkasan dilakukan agar area sekitar sekolah kembali aman dan kegiatan ujian siswa tidak terganggu.
Selain melakukan pemangkasan, petugas juga memeriksa kondisi batang dan akar pohon untuk memastikan tingkat risiko yang masih mungkin terjadi apabila hujan deras kembali turun.
Pemerintah Kota Kendari mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan pohon berpotensi membahayakan di lingkungan permukiman maupun fasilitas umum agar dapat segera ditangani sebelum menimbulkan korban.
Penulis: Sumarlin


