KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Warga di sekitar kawasan Air Jatuh, Jalan Lasolo, Kecamatan Kendari Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran kali, Minggu (10/5/2026).
Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tersangkut di antara batang kayu dan ranting pohon di tengah arus sungai yang keruh dan cukup deras. Hingga kini, identitas korban maupun penyebab kematiannya masih belum diketahui.
Pada foto yang beredar di grup WhatsApp
Di lokasi kejadian, seorang anggota Babinsa terlihat berdiri di atas batu besar di pinggir sungai sambil mengamati posisi tubuh korban yang berada di tengah aliran air.
Tubuh korban tampak sebagian terendam air dan tersangkut pada batang kayu besar yang melintang di aliran kali. Posisi tersebut membuat jasad korban tidak hanyut lebih jauh terbawa arus.
Kondisi air sungai yang keruh diduga dipengaruhi hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak malam hingga siang hari. Derasnya arus disebut berpotensi menyeret material kayu, ranting, hingga benda lain dari bagian hulu sungai.
Camat Kendari Barat Asmada mengungkapkan, korban yang ditemukan meninggal dunia di aliran kali kawasan Jalan Lasolo diketahui bernama Natalis, berusia 44 tahun. Korban sebelumnya tercatat sebagai warga RT 001/RW 001 Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, namun saat ini telah berdomisili di Kelurahan Abeli, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.
Menurut Asmada, setelah proses evakuasi dilakukan, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut. Proses visum dilakukan atas permintaan pihak keluarga guna memastikan penyebab pasti kematian korban
Penulis: Sumarlin


