KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Antusiasme ribuan warga memadati ruas jalan Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, saat mengikuti pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Antar RT/RW, Rabu (5/8/2026).
Sebanyak 31 RT dan 8 RW menampilkan defile meriah dari Panggung Kali Kadia menuju Kantor Kelurahan Bende di RW 5 dengan iringan marching band, menciptakan suasana semarak menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kemeriahan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Sudirman. Kehadiran keduanya disambut hangat masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengaku terkejut melihat besarnya partisipasi masyarakat. Menurutnya, kegiatan yang digagas warga Kelurahan Bende menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
“Saya kira tidak akan seramai ini, ternyata luar biasa. Bende memang berbeda. Kelurahan ini terus menjadi inspirasi bagi kelurahan lain karena mampu menunjukkan kekompakan masyarakatnya,” ujar Siska.
Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari lurah, RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), panitia hingga warga. Kekompakan itu, kata dia, menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Wali Kota juga mengajak masyarakat menjadikan setiap perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun lingkungan yang lebih baik. Menurutnya, persatuan warga menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus adalah lomba kebersihan antar-RT. Menurut Siska, kebersihan lingkungan merupakan isu strategis bagi Kota Kendari karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat sekaligus daya tarik investasi.
Karena itu, Pemerintah Kota Kendari akan menggelar lomba kebersihan tingkat RT/RW se-Kota Kendari dengan hadiah yang telah disiapkan, yakni Juara I sebesar Rp15 juta, Juara II Rp10 juta, Juara III Rp5 juta, serta hadiah bagi juara harapan.
“Kami ingin semangat menjaga kebersihan ini tidak hanya muncul menjelang HUT RI atau HUT Kota Kendari, tetapi menjadi budaya sehari-hari. Kalau lingkungan bersih, masyarakat nyaman, investor pun akan datang,” katanya.
Menurut Wali Kota, Kelurahan Bende memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Kota Kendari. Banyak usaha kuliner, kafe, dan pelaku UMKM berkembang di wilayah tersebut sehingga turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Karena itu, ia berharap masyarakat terus menjaga kebersihan, keamanan, dan kekompakan agar kawasan tersebut semakin berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain.
Siska juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang sepenuhnya digerakkan oleh swadaya masyarakat. Menurutnya, semangat warga membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya yakin kegiatan seperti ini tidak didukung anggaran pemerintah. Tapi masyarakat Bende membuktikan bahwa dengan kebersamaan semuanya bisa diwujudkan. Ini yang luar biasa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut menyinggung komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk memperkuat peran RT dan RW melalui program pemberdayaan yang akan terus diupayakan sesuai kemampuan keuangan daerah. Ia meminta masyarakat memahami kondisi fiskal nasional yang turut dirasakan seluruh pemerintah daerah, namun optimistis Kota Kendari tetap memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Sementara itu, Ketua Panitia Syamsu Rahmad Syam menjelaskan Porseni Antar RT/RW menghadirkan berbagai perlombaan, di antaranya defile, futsal, lomba kebersihan dan keindahan lingkungan, gotong royong, karaoke, serta domino.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan bertujuan mempererat silaturahmi, meningkatkan sportivitas, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat kekompakan warga Kelurahan Bende dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.
Pembukaan Porseni diawali pertandingan ekshibisi futsal unik menggunakan daster yang diikuti Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Camat Kadia, dan Lurah Bende. Sementara tendangan pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, disambut sorak sorai dan tepuk tangan masyarakat yang memenuhi lapangan.
Penulis: Sumarlin



