Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Suasana duka menyelimuti rumah warga Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Minggu (10/5/2026), setelah seorang bocah berusia lima tahun ditemukan meninggal dunia di pesisir laut Jalan Bung Tomo, tepat di depan Kantor Camat Kendari Barat.

Korban diketahui bernama Rangga (5), warga Jalan Manunggal II, Kelurahan Punggaloba. Bocah tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 10.00 Wita setelah diduga terseret arus kali saat bermain hujan.

Kapolsek Kemaraya dalam laporannya menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan warga bernama Irwan alias Iwan (53), seorang tukang kayu yang saat itu berada di pinggir laut.

Saksi mengaku awalnya hanya melihat ke arah laut sebelum pandangannya tertuju pada tubuh seorang anak kecil yang tergeletak di pesisir.

“Saksi mendekati untuk memastikan dan ternyata benar seorang anak kecil ditemukan sudah tidak bergerak,” demikian keterangan dalam laporan kepolisian.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang mengenakan kaos biru tanpa celana. Kondisi cuaca saat itu masih diguyur hujan dengan arus air yang cukup deras akibat tingginya curah hujan di Kota Kendari.

Baca Juga  Jembatan Teluk Kendari Makan Korban, Pemkot dan BPJN Bergerak Cepat Tingkatkan Keamanan

Usai memastikan penemuan tersebut, saksi kemudian memanggil warga sekitar untuk membantu dan melaporkan kejadian itu kepada pihak keluarga.

Warga lain bernama Iksan (36) mengaku sempat melihat korban bermain hujan bersama temannya sebelum kejadian. Tidak lama kemudian, ia mendengar kabar adanya penemuan mayat anak kecil di pesisir laut.

Saat mendatangi lokasi, ia mengenali korban sebagai anak yang sebelumnya melintas di depan rumahnya dan langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua korban.

Sementara itu, keterangan lain diperoleh dari Mentari (12), yang mendengar cerita dari kakaknya bernama Melsa Putri (6), teman bermain korban.

Menurut keterangan tersebut, sebelum hilang korban bersama kakaknya sedang bermain hujan di pinggir kali. Saat itu sandal milik kakak korban terjatuh ke aliran air dan terbawa arus.

Korban kemudian berusaha mengambil sandal tersebut, namun diduga ikut terseret derasnya arus kali yang meluap akibat hujan deras.

“Korban diduga meninggal dunia karena terbawa arus kali,” tulis laporan kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah hujan deras yang mengguyur Kota Kendari sejak pagi hingga siang hari dan menyebabkan debit air di sejumlah sungai serta drainase meningkat.

Baca Juga  Wali Kota Serahkan Bantuan UMKM Rp 5 Juta di Penutupan Ekspo IKM HUT ke-194 Kendari

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Namun, pihak keluarga disebut tidak mengizinkan dilakukan visum terhadap korban.

Kejadian itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Sejumlah warga tampak mendatangi rumah duka setelah kabar meninggalnya Rangga menyebar di lingkungan setempat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat cuaca buruk dan hujan deras yang berpotensi menimbulkan arus deras di saluran air maupun sungai di kawasan permukiman warga.

Penulis: Sumarlin

Visited 789 times, 789 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow