Penulis : Redaksi

JAKARTA, MITRANUSANTARA.ID – Pesantren di Jakarta terus menunjukkan kemampuan beradaptasi di tengah arus digitalisasi yang kian pesat. Pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pendidikan sekaligus memperkuat peran dakwah Islam di era modern.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Dr. H. Adib, M.Ag., menyampaikan bahwa pesantren memiliki modal kuat untuk berkembang di tengah transformasi digital. Menurutnya, kekayaan tradisi keilmuan yang telah lama mengakar menjadi fondasi penting dalam menghadapi perubahan zaman.

“Digitalisasi menjadi jembatan bagi pesantren untuk memperluas akses ilmu dan menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel serta mudah dijangkau masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Adib menegaskan, perkembangan teknologi tidak menggeser nilai-nilai tradisional pesantren, melainkan justru memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

Adib bilang, dengan dukungan sumber daya manusia yang terus berkembang serta infrastruktur yang semakin memadai, pesantren di Jakarta diyakini mampu bertransformasi menjadi pusat pembelajaran Islam berbasis digital yang kompetitif, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di panggung global.

Baca Juga  BPK Apresiasi Inspektorat Kota Kendari, Rekomendasikan Jadi Percontohan di Sultra

Optimalisasi berbagai platform digital seperti media sosial, situs web, hingga sistem pembelajaran daring dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan keagamaan.

“Selain itu, pendekatan digital juga membuka ruang dakwah yang lebih kreatif dan menjangkau audiens yang lebih luas,” katanya.

Laporan: Rizal

Visited 5 times, 5 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow