KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mempercepat penataan kawasan Pantai Nambo sebagai salah satu venue utama pelaksanaan UCLG ASPAC 2026. Langkah ini menjadi bagian dari kesiapan daerah dalam menyambut agenda internasional yang akan dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negara.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Kendari Muh Jayadi menjelaskan, pekerjaan penataan telah dimulai sejak Sabtu (28/3/2026) dan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.
Menurutnya, penataan kawasan Pantai Nambo dilaksanakan berdasarkan arahan langsung Wali Kota Kendari Siska Karina Imran agar seluruh lokasi kegiatan dapat dipersiapkan secara maksimal dan mendukung kelancaran pelaksanaan UCLG ASPAC.
“Penataan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota agar penyelenggaraan kegiatan berjalan lebih efektif, tertata, dan mampu memberikan kenyamanan bagi para tamu,” ungkapnya, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, fokus pekerjaan tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga penataan kawasan secara menyeluruh. Mulai dari pembenahan fasilitas umum, pengecatan sarana pendukung, hingga penataan ruang terbuka dan area publik yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, aspek kebersihan dan estetika lingkungan juga menjadi perhatian utama. Hal ini dilakukan untuk memastikan Pantai Nambo tampil representatif sebagai salah satu wajah Kota Kendari di hadapan delegasi internasional.
Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR juga terus berkoordinasi dengan OPD lain, seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, guna mempercepat proses penataan sekaligus memastikan hasil yang optimal.
Pantai Nambo direncanakan menjadi pusat sejumlah kegiatan pendukung UCLG ASPAC, seperti festival adat, permainan tradisional, hingga festival kuliner yang menampilkan kekayaan budaya lokal. Dengan demikian, kesiapan kawasan ini dinilai sangat strategis dalam mendukung suksesnya event tersebut.
Pemerintah Kota Kendari menargetkan seluruh proses penataan dapat rampung sebelum pelaksanaan kegiatan, sehingga setiap venue siap digunakan sesuai dengan standar kegiatan internasional.
Melalui percepatan ini, Pemkot Kendari berharap dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para delegasi sekaligus memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah yang siap, tertib, dan berdaya saing di tingkat global.
Penulis: Sumarlin


