KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari terus mendorong tumbuhnya budaya membaca sekaligus meningkatkan kemampuan literasi pelajar melalui Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Kota Kendari Tahun 2026.
Lomba yang diperuntukkan bagi pelajar tingkat SMP, SMA dan sederajat tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan membaca, berpikir kritis dan menuangkan gagasan melalui tulisan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Kendari Rukmana mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan literasi.
Hal itu disampaikan Rukmana saat membuka kegiatan pembekalan Lomba Resensi Buku Berbasis Perpustakaan Tahun 2026, Kamis (20/8/2026).
“Lomba Resensi Buku Berbasis Perpustakaan merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan kemampuan literasi, serta mendorong para pelajar untuk mampu menyampaikan gagasan dan pemikiran secara kritis melalui tulisan,” ujar Rukmana.
Menurutnya, peserta yang telah melewati tahapan seleksi awal patut mengapresiasi pencapaian tersebut. Pembekalan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sebelum memasuki tahapan perlombaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai teknik membaca kritis, memahami isi buku, menyusun resensi secara sistematis hingga menyampaikan penilaian dan gagasan secara objektif, kreatif dan menarik.
Rukmana meminta para peserta memanfaatkan pembekalan dengan sebaik-baiknya melalui diskusi dan interaksi dengan narasumber. Menurutnya, kemampuan yang diperoleh tidak hanya berguna dalam perlombaan, tetapi juga menjadi bekal penting dalam pendidikan dan kehidupan.
Ia berharap lomba tersebut dapat melahirkan generasi muda yang gemar membaca, mampu berpikir kritis, kreatif dalam berkarya serta berani menyampaikan gagasan melalui tulisan.
Lomba Resensi Buku Tahun 2026 sendiri mengangkat konsep berbasis koleksi Perpustakaan Kota Kendari. Peserta ditantang membaca dan mengolah gagasan dari buku yang tersedia dalam koleksi perpustakaan untuk kemudian dituangkan dalam bentuk resensi.
Kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama, yakni menumbuhkan minat baca, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta mengembangkan keterampilan menulis pelajar melalui resensi buku.
Selain menjadi ruang pengembangan literasi, lomba tersebut juga menyediakan penghargaan bagi peserta terbaik berupa piagam, piala dan uang pembinaan.
Untuk tingkat SMP, Juara I mendapatkan uang pembinaan Rp4 juta, Juara II Rp3 juta dan Juara III Rp2 juta. Sementara tingkat SMA, Juara I memperoleh Rp5 juta, Juara II Rp4 juta dan Juara III Rp3 juta.
Rukmana menekankan agar peserta tidak menjadikan hadiah sebagai satu-satunya tujuan mengikuti kompetisi. Menurutnya, pengalaman membaca, memahami isi buku, mengolah informasi dan menyampaikan gagasan secara tertulis merupakan manfaat yang jauh lebih penting untuk perkembangan peserta.
“Semoga dari kegiatan ini lahir generasi muda yang gemar membaca, mampu berpikir kritis, kreatif dalam berkarya, serta berani menyampaikan gagasan melalui tulisan,” harapnya.
Melalui Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Kota Kendari Tahun 2026, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Kendari berharap budaya literasi di kalangan pelajar semakin kuat dan perpustakaan semakin dimanfaatkan sebagai ruang belajar, berkarya dan mengembangkan potensi generasi muda.
Penulis: Sumarlin



