Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari mulai membenahi skema penyaluran beasiswa agar lebih tepat sasaran dan minim celah intervensi. Langkah itu ditandai dengan rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda, Senin (20/4/2026).

Rapat tersebut menjadi titik awal perumusan mekanisme penerimaan beasiswa yang lebih transparan, akuntabel, dan terukur. Fokus pembahasan tidak lagi pada seremonial program, melainkan pada desain sistem—mulai dari pendaftaran, proses seleksi, hingga penetapan penerima.

Amir Hasan menegaskan, pembenahan ini penting agar program beasiswa benar-benar menyasar pelajar dan mahasiswa yang berhak, baik dari sisi prestasi maupun kondisi ekonomi. Ia meminta seluruh tahapan dirancang dengan indikator yang jelas dan dapat diuji.

“Setiap proses harus objektif dan bebas dari intervensi. Kita ingin memastikan bahwa yang menerima memang layak, bukan karena faktor lain di luar ketentuan,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah perangkat daerah seperti Inspektorat, BKPSDM, dan Bagian Kesra turut memberikan masukan. Diskusi berkembang pada penentuan kriteria penerima, yang tidak hanya berbasis nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan latar belakang ekonomi serta potensi kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga  Eka Nurvisanti Suparto, Caleg DPRD Baubau Dapil Wolio yang Terinspirasi Umar Samiun

Selain itu, kebutuhan regulasi pendukung juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah ingin memastikan sistem yang dibangun memiliki dasar hukum yang kuat sekaligus mudah diimplementasikan di lapangan.

Pendekatan ini dinilai penting untuk menghindari persoalan klasik dalam program bantuan pendidikan, seperti data yang tidak valid, seleksi yang tidak transparan, hingga ketidaktepatan sasaran.

Pemkot Kendari juga menargetkan program beasiswa ini tidak bersifat jangka pendek, melainkan berkelanjutan dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan sistem yang lebih rapi, program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan ke depan.

Rapat ini menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai menggeser fokus dari sekadar penyaluran bantuan, menuju penguatan tata kelola program. Jika mekanisme ini rampung dalam waktu dekat, masyarakat berpeluang merasakan manfaat beasiswa yang lebih adil dan terbuka.

Penulis: Ibnu
Editor  : Sumarlin

Visited 20 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow