Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar usai kunjungan Komisi V DPR RI ke sejumlah titik strategis di kota tersebut. Fokus utama diarahkan pada penanganan banjir, penyediaan air bersih, hingga penataan kawasan perkotaan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI. Menurutnya, kehadiran langsung para pemangku kebijakan menjadi momentum penting untuk mendorong realisasi berbagai usulan daerah.

“Ini bentuk perhatian yang sangat kami apresiasi. Beberapa lokasi yang dikunjungi memang menjadi isu utama perkotaan, khususnya terkait penanganan banjir,” ujarnya.

Salah satu proyek prioritas yang diusulkan adalah pembangunan kolam retensi di kawasan Amohalo, Kecamatan Baruga. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengurangi risiko genangan yang selama ini kerap terjadi, terutama saat curah hujan tinggi.

Selain itu, pemerintah kota juga mengusulkan penguatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) guna menjawab kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat. Permasalahan ini dinilai krusial seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas perkotaan.

Baca Juga  Pendaftaran Haluoleo Half Maraton 2025 Dimulai

Di sektor tata kota, penataan jalan, perbaikan drainase, serta normalisasi sungai juga menjadi perhatian utama. Ketiga aspek ini dinilai saling berkaitan dalam menciptakan sistem perkotaan yang lebih tertata dan mampu mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Siska menegaskan, pemerintah kota telah menyampaikan seluruh kebutuhan tersebut kepada Komisi V DPR RI beserta mitra kerjanya di kementerian terkait. Saat ini, pihaknya menunggu tindak lanjut berupa realisasi program yang diharapkan dapat segera berjalan.

“Pada prinsipnya, kami menunggu realisasi dari usulan program ini. Harapannya bisa segera mendapat perhatian dan ditindaklanjuti,” katanya.

Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan infrastruktur di Kendari tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan lintas sektor dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Penulis: Sumarlin

Visited 33 times, 33 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow