KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan menyusul rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Kendari Tahun Anggaran 2025. Hal tersebut disampaikan langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (28/4/2026).
Wali Kota menilai rekomendasi DPRD menjadi instrumen penting dalam memperkuat arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
“Atas nama Pemerintah Kota Kendari, kami menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah menuntaskan pembahasan LKPJ secara komprehensif. Rekomendasi ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami dalam memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Siska.
Ia mengakui bahwa sejumlah capaian pembangunan masih belum sepenuhnya menjawab ekspektasi masyarakat. Persoalan krusial seperti pengelolaan sampah, pengendalian banjir, serta penataan wajah kota masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan secara terukur dan berkelanjutan.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemkot Kendari tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan dengan menitikberatkan pada sektor prioritas. Fokus utama diarahkan pada pembenahan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta optimalisasi ruang publik. Perbaikan sistem drainase, penguatan pengelolaan persampahan, hingga revitalisasi taman kota menjadi bagian dari strategi tersebut.
Selain itu, Pemerintah Kota juga mendorong percepatan pembangunan melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Penguatan jejaring kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional, dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing daerah. Di sisi pelayanan publik, digitalisasi melalui sistem pelayanan terpadu satu pintu terus dioptimalkan guna menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Di akhir penyampaiannya, Wali Kota juga mengajak seluruh elemen, termasuk DPRD, OPD, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kota Kendari. Ia turut memohon dukungan penuh terhadap agenda strategis daerah dalam waktu dekat agar dapat berjalan sukses dan membawa nama baik Kendari di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, DPRD Kota Kendari melalui Ketua Panitia Khusus LKPJ, Muslimin, menyoroti sejumlah catatan strategis yang perlu segera dibenahi. Di sektor ekonomi, DPRD menilai pertumbuhan 5,6 persen belum berdampak signifikan terhadap penurunan pengangguran. Bahkan, realisasi investasi yang mengalami kontraksi menjadi alarm bagi perbaikan iklim usaha dan kepastian hukum.
Pada sektor lingkungan, persoalan sampah dinilai belum tertangani secara konsisten, sementara di bidang perencanaan anggaran masih ditemukan ketidaksinkronan antara program dan realisasi. DPRD juga menyoroti sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar yang dinilai masih membutuhkan langkah konkret dan terukur.
Meski demikian, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh rekomendasi tersebut akan menjadi pijakan utama dalam menyusun kebijakan ke depan. Ia memastikan pemerintah daerah akan memperkuat integritas, meningkatkan efisiensi anggaran, serta memastikan setiap program benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Ke depan, kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Penulis: Sumarlin


