Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA. ID – Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan kesiapan sektor kesehatan menjelang agenda internasional yang akan digelar pada 7–10 Mei 2026. Fokus utama diarahkan pada kesiapsiagaan layanan medis untuk mengantisipasi potensi kondisi darurat selama kunjungan ratusan tamu, termasuk pejabat tinggi dalam dan luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran tenaga kesehatan di ruang rapat Wakil Wali Kota Kendari, Rabu (15/4/2026). Rapat yang diinisiasi Dinas Kesehatan ini diikuti seluruh rumah sakit dan puskesmas se-Kota Kendari.

Menurut Amir Hasan, Kota Kendari mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah pertemuan sekitar 200 kepala daerah se-Asia Pasifik, dengan total tamu diperkirakan mencapai 1.000 orang. Kehadiran tamu akan berlangsung sejak 6 hingga 10 Mei, mencakup delegasi luar negeri, perwakilan kementerian, hingga kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar. Kita tidak hanya menyiapkan fisik kegiatan, tetapi juga memastikan seluruh aspek pendukung, khususnya kesehatan, benar-benar siap,” katanya.

Baca Juga  Temui Mendagri, Siska Laporkan Kesiapan UCLG ASPAC Kendari

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dalam menghadapi kemungkinan situasi darurat, mulai dari gangguan kesehatan ringan hingga kondisi yang membutuhkan penanganan cepat. Rumah sakit dan puskesmas diminta menyiapkan tenaga medis, peralatan, serta sistem respons yang terkoordinasi.

Momentum ini juga beririsan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-195 Kota Kendari pada 9 Mei mendatang yang dijadwalkan dihadiri Menteri Dalam Negeri sebagai inspektur upacara. Sejumlah tokoh nasional juga dipastikan hadir, sehingga standar pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan.

Amir Hasan mengingatkan, skala kegiatan yang melibatkan tamu VVIP menuntut respons cepat dan profesional dari seluruh tenaga kesehatan. “Kalau ada kondisi darurat, sekecil apa pun, harus langsung tertangani. Ini menyangkut citra daerah dan keselamatan tamu,” tegasnya.

Selain kesiapan teknis, tenaga kesehatan juga diminta aktif memberikan edukasi serta memastikan sistem rujukan berjalan optimal. Koordinasi lintas fasilitas kesehatan menjadi kunci untuk menjamin pelayanan tetap maksimal selama agenda berlangsung.

Dengan langkah antisipatif ini, Pemerintah Kota Kendari berharap seluruh rangkaian kegiatan internasional dapat berjalan lancar, sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam memberikan pelayanan terbaik di sektor kesehatan.

Baca Juga  Perumda Pasar Kendari Gandeng CV Bersaudara Arsy Sinergi Kelola Pasar Rakyat Banteng

Penulis: Sumarlin

Visited 13 times, 13 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow