Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Puuwatu mulai menunjukkan perbaikan, terutama dalam pengendalian dampak lingkungan. Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) memastikan kualitas air lindi dari timbunan sampah masih dalam batas aman.

Kepala DLHK Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, mengatakan pemantauan dilakukan secara rutin melalui uji laboratorium. Langkah ini penting untuk memastikan cairan limbah hasil pembusukan sampah tidak mencemari tanah maupun sumber air di sekitar lokasi TPA.

“Kami melakukan uji laboratorium secara berkala, dan hasilnya menunjukkan kualitas air lindi masih berada di bawah baku mutu lingkungan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Air lindi merupakan cairan yang terbentuk dari proses dekomposisi sampah yang bercampur dengan air hujan. Kandungannya berpotensi berbahaya karena bisa mengandung senyawa organik, logam berat, hingga mikroorganisme jika tidak dikelola dengan baik.

Untuk menekan risiko tersebut, DLHK melakukan berbagai langkah pengendalian, mulai dari pengolahan melalui kolam pengendapan hingga proses biologis sebelum air dilepas ke lingkungan. Selain itu, treatment khusus juga diterapkan pada kolam lindi guna menjaga kualitas tetap stabil.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Tinjau RSUD, Fokus Perbaikan Layanan dan Kesiapan IGD Baru

Upaya ini menjadi bagian dari transformasi pengelolaan TPA Puuwatu menuju sistem sanitary landfill, yakni metode pengelolaan sampah yang tidak hanya menumpuk limbah, tetapi juga mengendalikan dampaknya secara menyeluruh.

Perbaikan juga dilakukan di berbagai aspek operasional, seperti penataan zona pembuangan, pengendalian bau, hingga pengelolaan gas metan. Semua langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Erlis menegaskan, pengelolaan TPA saat ini tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional. Pengawasan terhadap dampak lingkungan harus menjadi prioritas, seiring meningkatnya volume sampah perkotaan setiap tahun.

“Pengelolaan sampah bukan hanya soal menampung, tapi bagaimana dampaknya bisa dikendalikan dengan baik agar tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, DLHK memastikan pengawasan di TPA Puuwatu akan terus diperkuat, baik melalui peningkatan teknologi pengolahan maupun pemantauan berkala. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas lingkungan sekaligus mendukung upaya menjadikan Kendari sebagai kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Penulis: Sumarlin

Visited 3 times, 3 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow