Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Puluhan warga langsung menyerbu stan beras SPHP saat Gerakan Pangan Murah (GPM) resmi dibuka di Pelataran Eks MTQ Kota Kendari, Rabu (4/3/2026). Beras SPHP kemasan 5 kilogram yang dijual Rp55 ribu menjadi komoditas paling diburu sejak awal kegiatan dimulai pukul 15.00 WITA.

Program GPM ini merupakan bagian dari Ramadan Sultra Fest 2026 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Bank Sultra, Bank Indonesia, dan Bulog. Kegiatan berlangsung hingga 6 Maret 2026, dengan jadwal Kamis–Jumat mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.

Selain beras SPHP, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau. Beras premium 10 kg dibanderol Rp145 ribu, beras premium 5 kg Rp73 ribu, telur Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per rak, minyak goreng Kita Rp15 ribu per liter, gula pasir 1 kg Rp17.500, bawang merah 1 kg Rp35 ribu hingga Rp40 ribu, dan bawang putih 1 kg Rp40 ribu. Panitia juga menyiapkan voucher belanja senilai Rp20 ribu yang bisa diperoleh langsung di lokasi GPM.

Baca Juga  Siapa Cagub Sulawesi Tenggara  Rekomendasi Partai Demokrat, Ini Penjelasan Endang

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi selama Ramadan dan jelang Idulfitri.

“Setiap memasuki Ramadan, permintaan bahan pokok meningkat. Kalau tidak diantisipasi, harga bisa naik dan membebani masyarakat. Karena itu, Gerakan Pangan Murah ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga daya beli warga,” ujar Andi Sumangerukka.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bank Sultra, dan Bulog menjadi kunci agar pasokan tetap terjaga dan harga tetap terkendali. Ia berharap GPM tidak hanya menjadi agenda musiman, tetapi juga strategi berkelanjutan dalam penguatan ketahanan pangan daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan GPM sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Ia menilai stabilitas harga pangan merupakan faktor utama dalam menjaga inflasi tetap terkendali.

“Sinergi pengendalian inflasi harus dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari ketersediaan pasokan hingga distribusi. Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu instrumen efektif untuk menjaga keseimbangan harga di pasar,” ujarnya.

Baca Juga  BNNP Sultra Musnahkan 1,1 Kilogram Sabu dan 3,5 Kilogram Ganja

BI bersama Pemprov telah berkoordinasi dengan 11 kabupaten/kota di Sultra untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan.

“Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan kebutuhan pokok. Kita pastikan pasokan ada dan harga tetap terjangkau,” kata Edwin.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan pihaknya turut berkontribusi dalam mendukung daya beli masyarakat melalui penyediaan voucher subsidi belanja serta mendorong transaksi non-tunai selama kegiatan berlangsung.

Dalam rangka mendukung Gerakan Pangan Murah, Bank Sultra menyiapkan 2.000 kupon subsidi senilai Rp20.000 per kupon selama tiga hari pelaksanaan. Pada hari pertama, sebanyak 1.000 kupon telah disalurkan, dengan rincian 500 untuk ASN Pemprov Sultra, 300 untuk masyarakat Kota Kendari, dan 200 kupon dibagikan langsung di lokasi kegiatan.

“Kami ingin memastikan manfaat GPM ini benar-benar dirasakan masyarakat. Dukungan kupon subsidi ini diharapkan dapat membantu meringankan beban belanja kebutuhan pokok selama Ramadan,” kata Andri.

Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama. Banyak di antaranya mengaku terbantu dengan harga beras SPHP Rp55 ribu per 5 kilogram yang dinilai jauh lebih ringan dibanding harga pasar. Pemerintah berharap, melalui GPM, tekanan harga pangan selama Ramadan dapat ditekan, inflasi tetap terkendali, dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga  Terima Hasil Penilaian Ombudsman, Wali Kota: Ini Momentum Perbaikan Layanan Publik

Penulis: Sumarlin

Visited 16 times, 16 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow