MUNA BARAT, MITRANUSANTARA.ID– Kabupaten Muna Barat menjadi daerah dengan alokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terbanyak di Sulawesi Tenggara. Sebanyak lima desa ditetapkan sebagai penerima program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Peletakan batu pertama pembangunan KNMP dipimpin langsung Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dipusatkan di Desa Lasama Kecamatan Tiworo Kepulauan, Rabu (22/7/2026).
Lima desa yang akan dibangun melalui program tersebut yakni Desa Lasama, Desa Tondasi, Desa Latawe, Desa Tanjung Pinang, dan Desa Bangko.
Program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga dirancang untuk membangun ekosistem ekonomi perikanan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Konsep pembangunan KNMP menghubungkan seluruh rantai usaha perikanan, mulai dari proses produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil tangkapan nelayan.termasuk penguatan kelembagaan melalui koperasi, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk mendukung tujuan tersebut, pemerintah akan membangun berbagai fasilitas penunjang, seperti pabrik es, cold storage, bengkel kapal, tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, kios perbekalan nelayan, sentra kuliner, penerangan kawasan, hingga jalan lingkungan.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan nelayan. Dengan tersedianya tempat penyimpanan yang memadai, ikan dapat tetap segar lebih lama sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Kondisi ini sekaligus mengurangi ketergantungan nelayan menjual hasil tangkapannya dengan harga murah akibat keterbatasan sarana penyimpanan
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengatakan kepercayaan pemerintah pusat kepada Muna Barat merupakan peluang besar untuk mempercepat pembangunan wilayah pesisir yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
Menurutnya, Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan melalui pembangunan yang terintegrasi.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Ini bukan hanya membangun kawasan, tetapi juga membangun ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Darwin.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Untuk itu, Darwin meminta seluruh pemangku kepentingan, mulai dari camat, kepala desa, TNI, Polri hingga masyarakat ikut mengawal pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya produktivitas nelayan dan tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di kawasan pesisir.
“Program ini akan mengubah wajah kampung nelayan secara menyeluruh. Karena itu saya meminta semua pihak mengawal agar pelaksanaannya berjalan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.
Peletakan batu pertama pembangunan turut dihadiri Sekretaris Daerah Muna Barat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Muna Barat Sukarty Luka, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang juga Kepala Pelabuhan Perikanan Samudra Kendari Andi Mannojengi, anggota DPRD, unsur Forkopimcam, kepala desa, Pejabat Pembuat Komitmen, serta masyarakat penerima manfaat.
Reporter : Laode Abubakar
Editor : Sumarlin



