Penulis : Redaksi

JAKARTA, MITRANUSANTARA.ID – Di tengah berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Muna, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah keberadaan diaspora Muna yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Mereka bukan sekadar perantau yang mencari penghidupan, tetapi juga bagian dari kekuatan besar daerah yang memiliki pengalaman, pengetahuan, jejaring, dan kapasitas untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan kampung halaman.

Semangat itulah yang mengemuka dalam pertemuan antara pemilik Yayasan Pendidikan Universitas Karya Persada Muna (UKPM) dengan jajaran pengurus Komunitas Muna Rantau (KMR) Pusat di Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, membahas berbagai potensi Kabupaten Muna serta peran strategis diaspora dalam mendorong kemajuan daerah.

Pertemuan UKPM dan KMR Pusat di Jakarta menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masa depan Muna tidak hanya tumbuh di tanah kelahiran, tetapi juga hidup dan berkembang di hati para perantau. Semangat Kawunaha yang diwariskan para leluhur menjadi fondasi yang terus menyatukan anak-anak Muna, di mana pun mereka berada.

Dalam diskusi tersebut, mengemuka pandangan bahwa Kabupaten Muna sesungguhnya tidak kekurangan sumber daya manusia. Banyak putra-putri Muna yang telah berhasil berkiprah sebagai akademisi, profesional, pengusaha, birokrat, maupun tokoh masyarakat di berbagai daerah. Namun, potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah masih membutuhkan pengelolaan yang lebih baik agar mampu memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  140 ASN Eselon III Dilantik, Bupati Muna Tekankan Tanggung Jawab dan Profesionalisme

Salah satu pandangan yang mendapat perhatian disampaikan oleh Dr. Albert. Menurutnya, kemajuan Muna tidak hanya membutuhkan kecerdasan dan kemampuan, tetapi juga memerlukan semangat persatuan yang berakar pada nilai-nilai budaya leluhur masyarakat Muna.

Ia mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali filosofi Kawunaha, sebuah nilai luhur dalam budaya Muna yang bermakna kasih sayang, cinta kasih, dan kepedulian yang tulus terhadap sesama.

“Dalam budaya Muna, kita mengenal filosofi Kawunaha. Ini bukan sekadar kata, tetapi nilai yang mengajarkan kita untuk saling mencintai, saling peduli, dan saling menjaga sebagai sesama anak daerah. Jika semangat Kawunaha ini hidup dalam diri kita, maka tidak ada ruang untuk saling menjatuhkan atau saling melemahkan,” ujar Dr. Albert.

Menurutnya, tantangan terbesar yang sering dihadapi dalam kehidupan sosial dan politik bukanlah perbedaan, melainkan hilangnya rasa saling memiliki.

“Dalam kehidupan sosial dan politik, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Namun, jangan sampai perbedaan itu berkembang menjadi budaya saling menjatuhkan. Kita harus membangun tradisi saling menguatkan, saling mendukung, dan saling menghargai. Sebab daerah ini tidak akan maju oleh keberhasilan segelintir orang, tetapi oleh kemampuan seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama,” tegas Dr. Albert.

Dr. Albert menegaskan bahwa masyarakat Muna, baik yang berada di daerah maupun di tanah rantau, harus memandang satu sama lain sebagai mitra pembangunan, bukan sebagai pesaing.

Baca Juga  La Ode Darwin Kantongi Surat Tugas Golkar Sebagai Balon Bupati Mubar 2024

“Kita semua adalah keluarga besar Muna. Kawunaha mengajarkan bahwa keberhasilan satu orang harus menjadi kebanggaan bersama, bukan menjadi alasan untuk saling iri atau menjatuhkan. Semakin banyak anak Muna yang berhasil, semakin besar pula peluang daerah ini untuk maju,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KMR Pusat, Aris Achmad, menilai bahwa diaspora Muna merupakan aset strategis yang harus dirangkul dalam agenda pembangunan daerah.

Menurutnya, sudah saatnya seluruh potensi yang dimiliki masyarakat Muna disatukan dalam satu visi besar untuk kemajuan daerah.

“Muna memiliki banyak putra-putri terbaik yang saat ini berkiprah di berbagai sektor. Mereka memiliki pengalaman dan jaringan yang dapat menjadi modal pembangunan. Karena itu, jangan pernah mengabaikan diaspora Muna. Mereka adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pembangunan daerah,” ujar Aris.

Ia berharap komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas perantau, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar berbagai potensi yang ada dapat terhubung secara nyata.

Pandangan senada disampaikan Sekretaris Jenderal KMR Pusat, Dr. Ariston, yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman pandangan dan pilihan.

Menurutnya, perbedaan adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan masyarakat yang demokratis. Namun, perbedaan tidak boleh berubah menjadi sekat yang memisahkan sesama anak daerah.

Baca Juga  Kepala BPJN Sultra Tinjau Jalan Mantobua–Lohia, Pemda Muna Diminta Lengkapi Dokumen IJD

“Kita harus menghindari perbedaan-perbedaan yang tidak membangun. Berbeda warna, berbeda pandangan, bahkan berbeda pilihan adalah hal yang biasa. Tetapi jangan sampai perbedaan itu membuat kita kehilangan tujuan bersama untuk membangun Muna,” ujarnya.

Dr. Ariston kemudian menggambarkan persatuan masyarakat Muna melalui filosofi yang sederhana namun penuh makna.

“Pelangi menjadi indah bukan karena memiliki satu warna, tetapi karena terdiri dari banyak warna yang berpadu dalam harmoni. Begitu pula masyarakat Muna. Keberagaman adalah kekuatan. Ketika seluruh perbedaan dapat dirangkai dalam semangat kebersamaan, maka akan lahir energi besar yang mampu membawa daerah ini menuju kemajuan,” kata Dr. Ariston yang juga menjabat Asisten Operasi Komenwa Pusat ini.

Dr Ariston bilang, karena pada akhirnya, membangun Muna bukan semata-mata tentang infrastruktur, investasi, atau sumber daya alam. Lebih dari itu, pembangunan membutuhkan rasa memiliki, kepedulian, dan kasih sayang terhadap daerah serta sesama masyarakatnya.

“Dan dalam nilai-nilai itulah, filosofi Kawunaha menemukan makna sejatinya, menyatukan perbedaan, memperkuat persaudaraan, dan menggerakkan seluruh kekuatan anak negeri untuk kemajuan Kabupaten Muna,” pungkas Alumni IPB ini.

Laporan: Novrizal R Topa

Visited 50 times, 50 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow