Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak hanya berjalan sesuai target, tetapi juga benar-benar memberi manfaat bagi para siswa. Salah satu perhatian utama adalah memastikan makanan yang disajikan sesuai dengan selera penerima manfaat sehingga tidak terbuang sia-sia.

Hal itu mengemuka dalam audiensi antara Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kendari, Mulyadi, di ruang kerja Wali Kota Kendari, Senin (27/7/2026).

Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Ketua DPRD Kota Kendari, Sekretaris Daerah, Asisten I, Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Tenggara Maharanny Puspaningrum, Satgas MBG Kota Kendari, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Dalam pertemuan itu, Mulyadi melaporkan perkembangan pelaksanaan Program MBG di Kota Kendari yang dinilai terus menunjukkan kemajuan. Dari total 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang direncanakan, sebanyak 36 unit telah beroperasi dan cakupan penerima manfaat telah mencapai sekitar 90 persen.

Baca Juga  Kolaka Belajar Sistem Manajemen Talenta ASN di Kendari

Selain memaparkan progres tersebut, KPPG juga membahas berbagai aspek yang perlu terus diperkuat, mulai dari koordinasi lintas sektor, proses perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, hingga pelaksanaan skrining kesehatan bagi para relawan SPPG. Menurut Mulyadi, sejauh ini tidak terdapat kendala signifikan yang menghambat jalannya program.

Meski demikian, Wali Kota Kendari menegaskan seluruh persoalan yang muncul di lapangan harus disampaikan secara terbuka. Ia meminta pelaksana program tidak hanya melaporkan keberhasilan, tetapi juga berbagai kendala yang dihadapi agar dapat segera dicarikan solusi bersama.

“Saya berharap semua persoalan dilaporkan, bukan hanya yang baik-baiknya saja. Dengan begitu kita bisa melakukan evaluasi dan mengambil langkah perbaikan lebih cepat,” tegas Siska.

Siska juga memberikan perhatian khusus terhadap kualitas pelayanan kepada siswa. Menurutnya, selain memenuhi standar gizi, menu makanan yang disediakan perlu disesuaikan dengan preferensi anak-anak agar benar-benar dikonsumsi.

Ia mengusulkan agar dilakukan identifikasi terhadap jenis makanan yang disukai para siswa sehingga paket makanan yang dibagikan tidak terbuang percuma.

Baca Juga  Ini Nama-Nama Pejabat Baru Pemkot Kendari

“Jangan sampai makanan yang sudah disiapkan dengan baik justru tidak dimakan karena tidak sesuai dengan selera anak-anak. Kita ingin program ini benar-benar memberikan manfaat sekaligus menghindari pemborosan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KPPG Kendari Mulyadi mengusulkan agar seluruh pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi secara rutin setiap bulan. Forum tersebut dinilai penting sebagai sarana pengawasan sekaligus evaluasi pelaksanaan program.

Menurutnya, rapat tersebut akan membahas berbagai isu strategis, seperti standar laik higiene sanitasi (SLHS), sertifikasi halal, rantai pasok bahan pangan, stabilitas harga, sumber pemasok lokal, hingga keterlibatan tenaga relawan berdasarkan data by name by address.

“Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan SPPG, mulai dari pasokan bahan pangan hingga tenaga relawan, benar-benar melibatkan potensi lokal Kota Kendari,” kata Mulyadi.

Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Kendari menyatakan siap menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada awal Agustus mendatang. Pertemuan itu diharapkan menjadi wadah evaluasi berkala untuk memastikan seluruh aspek pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal.

Penulis: Sumarlin

Baca Juga  Bantuan Kemensos Tak Kunjung Diterima, Eks Pengungsi Maluku-Malut Meradang

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow