Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menegaskan komitmennya untuk menata kembali Pasar Sentral Kendari guna menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Penataan pasar menjadi perhatian serius setelah muncul keluhan dari pedagang terkait sepinya pembeli, khususnya bagi mereka yang berjualan di dalam area pasar. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh masih banyaknya pedagang yang berjualan di luar area pasar.

Salah satu pedagang di dalam pasar, Yuli, mengaku pendapatannya menurun drastis akibat minimnya pengunjung. Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah tegas agar seluruh pedagang dapat berjualan di dalam area yang telah disediakan.

“Sekarang pembeli sangat sepi. Kami yang jualan di dalam ini susah dapat pembeli. Kami minta pedagang yang di luar itu dimasukkan ke dalam supaya kami juga bisa dapat pembeli,” ujar Yuli.

Sementara itu, Nani, pedagang yang telah lama berjualan di luar pasar, menyatakan kesediaannya untuk pindah ke dalam jika penertiban dilakukan secara konsisten. Ia mengaku pernah mencoba berjualan di dalam pasar, namun hanya bertahan selama empat hari.

Baca Juga  111 Kepala Sekolah, TK, SD dan SMP di Kendari Berganti

“Saya sebenarnya mau masuk ke dalam. Dulu sudah pernah coba, tapi cuma bertahan empat hari karena tidak ada ketegasan. Akhirnya pembeli tetap di luar, jadi saya kembali jualan di luar. Saya sudah empat tahun jualan di luar,” ungkap Nani.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Kendari menilai penataan pasar harus dilakukan secara menyeluruh dan disertai ketegasan agar tidak menimbulkan ketimpangan antara pedagang di dalam dan di luar.

“Penataan pasar ini harus kita lakukan dengan serius. Kita ingin pedagang dan pembeli bisa beraktivitas dengan nyaman, dan tidak ada lagi yang berjualan di luar secara tidak tertib,” tegasnya.

Ia juga meminta Perusahaan Daerah (PD) Pasar untuk segera mengambil langkah konkret dalam menata kembali kondisi Pasar Sentral Kendari, termasuk memastikan seluruh pedagang menempati lokasi yang telah disiapkan.

Menurutnya, ketegasan dalam penertiban menjadi kunci utama agar penataan pasar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Wali Kota Kendari menambahkan, penataan Pasar Sentral akan mulai dilakukan secara menyeluruh setelah Hari Raya Idul Fitri. Langkah tersebut diharapkan mampu mengembalikan fungsi pasar sebagai pusat ekonomi masyarakat yang tertib, nyaman, dan lebih representatif.

Baca Juga  Konsultasi ke Kemendagri, Wali Kota Kendari Matangkan Kebijakan Berbasis Data Presisi

Penulis: Sumarlin

Visited 81 times, 81 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow