KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, menggencarkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masyarakat. Program ini menyasar sekitar 1.000 dari sekira 4000 warga dengan melibatkan langsung petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan layanan administrasi kependudukan berbasis digital sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Lurah Lalodati, Edy Tawakkal Konggoasa, mengatakan pihaknya menargetkan proses aktivasi IKD 1000 warga dapat dituntaskan pada Senin (2/11/2026).
“Mungkin target kami belum bisa tercapai hari ini, karena padam lampu ini, saya targetnya biar sampai malam kalau masih ada warga yang mau dilayani, kami siap bantu,” ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat pelayanan tidak berjalan maksimal sesuai jadwal yang telah direncanakan. Karena itu, Edy meminta perpanjangan waktu kepada Disdukcapil Kota Kendari agar proses aktivasi dapat dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak warga.
Menurutnya, target 1.000 warga membutuhkan pelayanan yang optimal serta partisipasi masyarakat untuk datang dan melakukan aktivasi. Dukungan petugas Disdukcapil dinilai penting agar proses tersebut berjalan lebih cepat dan tertib.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 17 pegawai Disdukcapil Kota Kendari dikerahkan untuk membantu pelayanan. Tim tersebut dipimpin Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Disdukcapil Kota Kendari, Yudisman.
Keterlibatan belasan petugas tersebut diharapkan mampu mempercepat proses aktivasi, mengingat jumlah warga yang menjadi sasaran cukup besar. Pelayanan secara langsung juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendampingan saat mengaktifkan identitas digital.
IKD merupakan identitas kependudukan dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui aplikasi pada telepon pintar. Kehadirannya menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengembangkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih praktis dan mudah diakses.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Lalodati berharap semakin banyak warga memiliki IKD aktif sehingga dapat memanfaatkan layanan digital kependudukan sesuai kebutuhan.
Edy menegaskan, upaya menjangkau seluruh sasaran tetap menjadi perhatian pemerintah kelurahan. Perpanjangan waktu diharapkan memberi ruang bagi petugas untuk melanjutkan pelayanan setelah kendala pemadaman listrik, sekaligus memastikan lebih banyak masyarakat Lalodati memperoleh kesempatan mengaktifkan identitas kependudukannya.
Penulis: Sumarlin









