MUNA BARAT, MITRANUSANTARA.ID – Pustaka Barakati Muna Barat menggelar kegiatan lomba literasi yang melibatkan peserta didik tingkat SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Ada dua kategori lomba yang digelar dalam ajang tersebut. Untuk siswa SD atau sederajat, peserta mengikuti lomba mengulas buku. Sementara siswa tingkat SMP dan SMA mengikuti lomba membaca puisi.
Kegiatan yang diikuti 30 peserta didik ini, berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Selasa (15/9/2026).
Ketua Taman Baca Pustaka Barakati sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, La Ode Abdul Wahid, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan budaya literasi sekaligus mengapresiasi karya sastra.
Menurut Wahid, kegiatan literasi tidak semata-mata harus dilihat sebagai sebuah perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya minat membaca dan kemampuan anak dalam mengembangkan potensi diri.
“Literasi mempunyai peran krusial dalam persiapan sumber daya manusia sejak usia dini. Kegiatan ini jangan hanya dijadikan sebagai lomba, tetapi yang terpenting dapat mengembangkan potensi anak-anak dan minat membaca untuk peningkatan literasi,” jelas Wahid.
Ia berharap kegiatan semacam itu dapat memberikan ruang kepada generasi muda untuk menunjukkan bakat, kemampuan, serta keberanian mereka dalam menyampaikan gagasan dan mengapresiasi karya sastra.
Kegiatan lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Pustaka Barakati dalam mendorong pengembangan komunitas dan budaya literasi di Muna dan Muna Barat.
Sebelumnya, pada Sabtu 29 Agustus 2026, Pustaka Barakati juga menggelar workshop pengelolaan dan penggerakan komunitas literasi yang diikuti 30 peserta dari komunitas literasi di Kabupaten Muna dan Muna Barat.
Pada rangkaian kegiatan yang sama, Pustaka Barakati menggelar workshop mengulas buku bagi guru dan siswa SD atau sederajat. Kegiatan tersebut diikuti 45 peserta dari wilayah Muna Barat.
Pustaka Barakati Muna Barat yang diketuai La Ode Abdul Wahid juga mendapat Bantuan Fasilitasi bagi Komunitas Literasi sebesar Rp50 juta dari Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun 2026 melalui rekomendasi Balai Bahasa Sulawesi Tenggara.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan komunitas literasi yang dilaksanakan Pustaka Barakati di wilayah Muna Barat.
Laporan: La Ode Abubakar










