Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mulai menyiapkan Buku Potensi Investasi Kota Kendari 2026. Dokumen ini merupakan pembaruan dari edisi 2021 yang disesuaikan dengan perkembangan kota, perubahan kondisi ekonomi, serta munculnya berbagai peluang dan potensi baru hingga 2026.

Kepala DPMPTSP Kota Kendari Ibram Agus Sakti mengatakan, buku tersebut tidak sekadar diperbarui dari sisi data, tetapi juga akan di-upgrade dari sisi penyajian agar lebih menarik, informatif dan memiliki nilai jual bagi calon investor.

“Di tahun 2026 ini kita mau update sekaligus upgrade buku tersebut. Bukan hanya memperbarui datanya, tetapi juga dibuat lebih menarik, lebih informatif, dan memasukkan informasi serta perkembangan investasi terbaru,” kata Ibram dalam rapat penyusunan potensi investasi Kota Kendari di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Senin (14/9/2026).

Baca Juga  Investasi di Kendari Mulai Bergerak, Sektor Jasa Masih Mendominasi Awal 2026

Menurutnya, Buku Potensi Investasi Kota Kendari 2026 dirancang sebagai katalog peluang usaha yang dapat membantu investor memahami keunggulan daerah sekaligus kemudahan berinvestasi di Kota Kendari.

Materi buku akan disusun secara terstruktur, mulai dari profil kota, demografi dan sumber daya manusia, kondisi ekonomi dan potensi unggulan, tata ruang, infrastruktur, kemudahan perizinan hingga berbagai prestasi yang telah diraih Kota Kendari.

Bahkan, buku tersebut direncanakan hadir dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Format bilingual ini diharapkan membuat buku lebih siap digunakan sebagai alat promosi kepada investor domestik maupun investor dari luar negeri.

Ibram menegaskan, keberhasilan penyusunan buku tersebut tidak hanya bergantung pada DPMPTSP. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki peran penting dalam menemukan dan mengidentifikasi peluang investasi dari sektor yang menjadi tanggung jawabnya.

“Yang paling penting bukan hanya menyampaikan bahwa kita akan membuat buku, tetapi membuka pola pikir OPD tentang bagaimana melihat dan menggali potensi investasi dari masing-masing sektor,” ujarnya.

Baca Juga  Kajati Sultra Dorong Paradigma Baru Penegakan Hukum, Kerugian Negara dan Lingkungan Harus Dipulihkan

OPD didorong tidak hanya melihat sektor masing-masing dari perspektif program pemerintah, tetapi mulai menjawab pertanyaan mengenai potensi ekonomi yang tersedia, apa yang dapat dikembangkan, serta peluang apa yang menarik bagi investor.

Penggalian potensi akan menggunakan tujuh pertanyaan utama, yakni apa yang tersedia, di mana lokasinya, seberapa besar skalanya, apa yang sudah ada, apa yang dapat dikembangkan, siapa sasaran pasarnya, serta apa yang dibutuhkan untuk mewujudkannya.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengubah data mentah menjadi gambaran peluang usaha yang lebih konkret. Dengan cara ini, potensi yang selama ini sudah diketahui dapat dikembangkan, sekaligus membuka kemungkinan ditemukannya peluang investasi baru yang lebih siap ditawarkan kepada pasar.

Sejumlah sektor utama menjadi perhatian dalam penyusunan buku, di antaranya pariwisata, perikanan dan kelautan, perdagangan, properti, industri pengolahan, transportasi, kesehatan, pendidikan, ekonomi digital dan lingkungan.

Pembagian peran antarinstansi juga akan diperjelas. Mulai dari penyediaan arah kebijakan pembangunan, data tata ruang dan infrastruktur, jaringan digital, konektivitas pelabuhan dan bandara, hingga informasi terkait perizinan dan pelayanan kepada investor.

Baca Juga  Pemkot Kendari Dorong Hotel dan Restoran Gunakan Produk UMKM Lokal

Setiap peluang investasi yang ditampilkan nantinya akan dilengkapi informasi pendukung, seperti luas lahan, status kepemilikan, peta lokasi, aksesibilitas, perkiraan nilai investasi serta model kerja sama yang memungkinkan.

Dengan kelengkapan tersebut, buku diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen informasi, melainkan menjadi alat promosi yang mampu menerjemahkan potensi daerah menjadi proyek investasi yang lebih jelas dan menarik.

DPMPTSP berharap penyusunan Buku Potensi Investasi Kota Kendari 2026 dapat memperkuat kepercayaan calon investor sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja sama yang saling menguntungkan antara dunia usaha dan Pemerintah Kota Kendari untuk kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Sumarlin

Visited 15 times, 15 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow