KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Akses masyarakat di wilayah kepulauan Sulawesi Tenggara untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) segera menjadi lebih mudah. Polda Sulawesi Tenggara meluncurkan inovasi pelayanan SIMPUL (SIM Masuk Pulau), sebuah program yang menghadirkan layanan penerbitan SIM langsung ke daerah-daerah kepulauan dan terpencil. Peluncuran dilaksanakan dalam kegiatan Bhayangkara Sultra Run, Minggu (5/7/2026).
Program ini menjadi terobosan baru untuk mendekatkan layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan dan daerah terpencil di Sulawesi Tenggara.
Peluncuran SIMPUL dilakukan langsung oleh Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji dan disaksikan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, unsur Forkopimda, serta ratusan peserta Bhayangkara Sultra Run yang digelar di kawasan Tugu Religi Kota Kendari.
Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji mengatakan, inovasi SIMPUL lahir sebagai bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat, khususnya warga yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus SIM.
“Melalui SIMPUL atau SIM Masuk Pulau, kami ingin memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh akses pelayanan yang sama dengan masyarakat di daratan. Ini merupakan wujud nyata semangat Polri untuk Masyarakat dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan merata,” ujarnya.
Menurut Kapolda, selain mempermudah akses pelayanan, program tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memiliki SIM sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas di wilayah kepulauan.
Dengan hadirnya layanan langsung ke pulau-pulau, masyarakat tidak lagi terbebani biaya transportasi maupun penginapan yang selama ini harus dikeluarkan ketika mengurus SIM di kota.
Pada tahap awal, layanan SIMPUL akan menjangkau masyarakat di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Pulau Kabaena di Kabupaten Bombana, serta Kabupaten Buton Tengah. Ke depan, cakupan layanan akan terus diperluas sesuai kebutuhan masyarakat.
Kapolda juga mengungkapkan bahwa Polda Sultra terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik. Berkolaborasi dengan Bank Indonesia, pembayaran penerbitan SIM nantinya diarahkan menggunakan sistem pembayaran digital seperti QRIS sehingga transaksi menjadi lebih praktis, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua memberikan apresiasi atas lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, SIMPUL menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan hingga ke wilayah terluar.
“Sebagai anak pulau, saya merasakan betapa pentingnya inovasi ini. Program SIMPUL mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kepulauan dan menunjukkan bahwa Polri terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Hugua.
Peluncuran SIMPUL menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sulawesi Tenggara. Selain memperkuat kualitas pelayanan publik, program ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan berlalu lintas, memperluas jangkauan layanan kepolisian, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk daerah-daerah kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses pelayanan.
Penulis: Sumarlin



