Penulis : Redaksi

RAHA, MITRANUSANTARA.ID – Pelaksanaan Open Tournament Domino Kadin Muna Cup I yang digelar pada 13–14 Juni 2026 menuai sorotan. Pasalnya, hingga sepekan setelah pertandingan berakhir, sejumlah pemenang mengaku belum menerima hadiah secara penuh sebagaimana yang dijanjikan panitia.

Turnamen yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Muna itu sebelumnya mengumumkan total hadiah sebesar Rp120 juta. Rinciannya, juara I sebesar Rp40 juta, juara II Rp20 juta, juara III Rp15 juta, dan juara IV Rp10 juta.

Namun, para pemenang mengaku baru menerima sebagian dari hadiah yang dijanjikan. Salah satunya pasangan Jusban dan Rama asal Desa Madodo, Kecamatan Kontunaga, yang berhasil meraih juara II.

Rama mengatakan, dirinya bersama pasangan hanya menerima Rp10 juta atau setengah dari total hadiah yang seharusnya diterima.

“Kami baru diberi Rp10 juta. Waktu itu panitia bilang sisanya nanti ditransfer,” kata Rama kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan mengenai pencairan sisa hadiah tersebut.

Setelah menunggu selama sepekan, ia mencoba menghubungi Ketua Panitia, Harfin, melalui pesan WhatsApp. Dalam balasannya, Harfin menyampaikan permohonan maaf dan menyebut pihaknya hanya membantu pelaksanaan kegiatan yang digagas Ketua Kadin Muna.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Siap Gandeng HAKLI Tangani Persoalan Lingkungan dan Sampah

“Sy minta maaf ini Isa sy terkai sisax kita dgn teman2 hanya menjalankn hajatanx ketua kadin. Sudah cukup kita bantu dia rumahya itu di gardu kadin kita hanya membantu acarnaya ketua Kadin,” tulis Harfin dalam pesan yang diterima Rama.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi terkait keterlambatan pembayaran hadiah, Harfin meminta para pemenang untuk menunggu selama satu pekan dengan alasan dana masih sementara dikumpulkan.

Namun, setelah tenggat waktu tersebut berlalu, para pemenang mengaku belum juga menerima pelunasan hadiah. Bahkan, menurut mereka, panitia kini mengarahkan persoalan tersebut kepada Ketua Kadin Muna.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari para peserta terkait pengelolaan dana turnamen. Mereka mempertanyakan penggunaan uang pendaftaran sebesar Rp200 ribu per pasangan yang terkumpul selama kompetisi berlangsung, termasuk kontribusi dari para sponsor kegiatan.

Rama mengaku kecewa dengan situasi tersebut. Menurutnya, dalam berbagai turnamen domino yang pernah diikutinya, hadiah biasanya langsung diserahkan secara penuh setelah pertandingan selesai.

“Nanti Kadin yang selenggarakan juga baru hadiahnya dicicil. Baru tidak jelas lagi,” ujarnya.

Baca Juga  Pemerintah Pusat dan DPR RI Tinjau Kawasan Pulau Pandan, Siapkan Penataan Permukiman Pesisir di Kota Kendari

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kadin Muna maupun Ketua Panitia Harfin masih diupayakan untuk dikonfirmasi guna memperoleh penjelasan terkait belum lunasnya pembayaran hadiah para pemenang.

Reporter : Baharuddin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow