Penulis : Redaksi

SOLO, MITRANUSANTARA.id – Pada malam yang penuh makna, Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Ny. Ira Willis Kesumadoty, dianugerahi gelar kebangsawanan yang luar biasa oleh Raja Surakarta, SISKS (Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan) Paku Buwono XIII. Upacara ini berlangsung di Sasana Wilapa Keraton Surakarta Hadiningrat, Solo.

Dalam suasana yang mengesankan, keduanya menerima gelar yang penuh arti: Kanjeng Raden Tumenggung Yusup Joyodipuro bagi Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup, dan Kanjeng Mas Tumenggung Ira Willis Kesumadoty Sulistyaningtyas bagi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Ny. Ira Willis Kesumadoty.

Rombongan dari Kota Kendari turut menyemarakkan acara dengan penampilan yang memukau. Wanita-wanita mengenakan kebaya, sementara pria-pria mempesona dengan batik motif khas Solo, lengkap dengan mengalungkan Samir, kain kecil yang menambah kemegahan.

Saat tiba di Istana Keraton Surakarta, mereka disambut dengan alunan musik gamelan yang memikat, klenengan Karawitan Jawi. Suasana Istana Surakarta dipenuhi oleh hening yang khidmat saat upacara penobatan dimulai. Cahaya lembut menyelimuti ruangan, menciptakan aura yang sakral dan mengesankan.

Baca Juga  Sandiaga Sebut Pemindahan Ibu Kota Jadi Komponen Besar Menuju Indonesia Emas

Para tamu yang hadir menunggu momen bersejarah. Gelar Kanjeng Raden Aryo Tumenggung sering digunakan sebagai penghormatan untuk anggota keluarga kerajaan. Dalam kedamaian yang penuh khidmat, Muhammad Yusup duduk di hadapan Sang Sultan, mata mereka bertatap-tatapan dalam penghormatan yang mendalam.

“Pemberian gelar ini membuat kami menjadi bagian dari keluarga besar Keraton Surakarta Nahadiningrat. Ini adalah penghargaan yang luar biasa bagi saya dan diakui oleh dunia,” ujar Yusup.

Dengan pemberian gelar ini, mereka berkomitmen untuk memperkaya dan melestarikan budaya yang begitu kaya di negeri ini. Mari bersama-sama menjaga warisan budaya agar tetap bersinar terang bagi generasi mendatang. Kekayaan budaya ini akan menjadi pijakan untuk meraih kemajuan yang lebih besar bagi bangsa dan negara kita .

Proses pemberian gelar kebangsawanan kepada Muhammad Yusup dan Ira Willis adalah pengakuan atas kemampuan mereka dalam memimpin, mengatur, dan melestarikan adat-istiadat serta kebudayaan. Keberadaan mereka di Keluarga Besar Keraton Surakarta menegaskan posisi mereka sebagai pemimpin yang dihormati dan disegani, tidak hanya di Kota Kendari tetapi juga di mata Keraton Solo.

Baca Juga  Hary Tanoesoedibjo Serahkan Pataka ke Afdhal, Ketua DPW Perindo Sultra Berganti

Keraton Surakarta Hadiningrat, atau Keraton Solo, memegang teguh tradisi-tradisi budaya, menjadikan peristiwa ini sebagai perpaduan antara kehormatan dan keberagaman budaya. Hal ini bukan hanya sebuah upacara formal, tetapi juga mencerminkan hubungan yang erat antara Keraton Surakarta dengan masyarakat Kota Kendari.

Ini adalah bukti konkret dari kerja keras dan dedikasi Muhammad Yusup dan Ira Willis dalam memperjuangkan kepentingan dan kehormatan masyarakatnya, serta dalam menjaga dan mempromosikan nilai-nilai budaya yang kaya di tengah-tengah tantangan zaman modern.

Visited 25 times, 1 visit(s) today