Penulis : Redaksi

KONAWE SELATAN, MITRANUSANTARA.id – Setelah bertemu tatap muka bersama relawan dan warga Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Ketua DPW PPP Sultra, Andi Sumangerukka bersama rombongan melanjutkan perjalanan untuk bertemu warga Desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Konsel.

Kedatangan Andi Sumangerukka (ASR) disambut meriah oleh warga Desa Andoolo Utama dengan mempersembahkan tari-tarian dan beberapa kesenian yang berasal dari Banyuwangi, yakni Gandrung dan pegon putri. Kemudian kesenian seperti macanan atau singo barong dan jaranan buto.

Dari pantauan Mitranusantara.id, walaupun cuaca sedikit mendung dab gerimis, namun warga tetap bertahan dilokasi pertemuan tatap muka, dan ingin menyaksikan dab mengenal ASR secara langsung.

“ASR kami kenal sudah lama, bahkan kaosnya kami pakai sejak 1 tahun lalu, baru kali ini kita bertemu. Alhamdulillah hari ini beliau hadir di Kecamatan Buke,” ungkap tokoh masyarakat Buke, Sutikno.

Sesuai wikipedia, macanan atau singo barong, merupakan kesenian yang menirukan singa/macan berdasarkan tokoh Singo Barong pada Reog, sosok manusia setengah hewan berkulit macan yang memiliki rambut lebat yang dikutuk oleh Klono Sewandono sebagai bentuk hewan seutuhnya. 

Baca Juga  Indosat Kampanye Tanam Oksigen Lewat Film 'Jaga Raya'

Sementara jaranan buto adalah kesenian kuda lumping yang berkembang di Banyuwangi. Pementasan jaranan ini diiringi seperangkat gamelan dengan atraksi menggunakan replika kuda kepang sebagai instrumen peragaan.

Untuk diketahui Andi Sumangerukka tercatat sebagai Caleg DPR RI Nomor Urut 1 dari PPP Dapil Sultra.

Visited 3 times, 1 visit(s) today