LAWORO, MITRANUSANTARA.ID – Warga Desa Lasama, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep), Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, dikagetkan dengan hilangnya seorang nelayan perempuan bernama Farida (45), Sabtu (23/5/2026). Korban dilaporkan hilang saat mencari kerang laut di kawasan muara Bone Balano, Desa Lasama.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Tiworo Kepulauan, Ipda Baharuddin. Ia mengatakan pihak kepolisian menerima laporan dari Kepala Desa Lasama sekitar pukul 16.45 Wita dan langsung bergerak melakukan pencarian bersama masyarakat.
“Kejadian hilangnya Ibu Farida saat mencari kerang laut di Muara Desa Lasama itu benar. Setelah menerima laporan, personel Polsek langsung turun melakukan pencarian di sekitar lokasi bersama warga,” ujar Baharuddin.
Pencarian terhadap korban dilakukan secara terpadu melibatkan Tim SAR Muna, anggota Koramil 1416-02/Tikep, personel Polsek Tikep, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Tim gabungan turut mengerahkan sejumlah peralatan, mulai dari rescue car, rubber boat, perlengkapan SAR medis, hingga alat evakuasi lainnya.
Kepala Desa Lasama, La Ode Baali, mengatakan dirinya menerima informasi hilangnya korban dari warga sekitar pukul 14.00 Wita. Setelah mendapat laporan tersebut, ia langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan mengajak warga melakukan pencarian di lokasi kejadian.
“Saya bersama masyarakat langsung melakukan pencarian di lokasi muara Bone Balano setelah mendapat informasi warga,” katanya.
Berdasarkan keterangan ibu korban, Siti Arfa, Farida pergi ke laut sekitar pukul 08.00 Wita menggunakan perahu kayu atau sampan untuk mencari kerang di kawasan muara Lasama Bone Balano.
Keduanya diketahui sempat berada di lokasi yang sama bersama warga lain yang juga mencari kerang laut.
Salah seorang saksi, Wa Mudi, mengaku sempat melihat Farida bersama ibunya sekitar pukul 12.00 Wita. Namun, posisi mereka berjauhan karena mencari kerang di titik berbeda.
“Sekitar pukul dua siang, Ibu Siti Arfa bertanya keberadaan Farida. Saat kami lihat ke sekitar lokasi, Farida sudah tidak terlihat lagi,” ungkap Wa Mudi.
Dalam kondisi panik, Wa Mudi bersama suaminya kemudian kembali ke kampung untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada warga setempat.
Hingga malam hari, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di sekitar kawasan muara dan pesisir Bone Balano. Namun, korban belum berhasil ditemukan.
Kondisi cuaca dan arus di sekitar lokasi pencarian juga menjadi perhatian tim SAR dalam proses penyisiran. Aparat gabungan bersama masyarakat masih terus berupaya memperluas area pencarian guna menemukan korban.
Pihak keluarga berharap Farida segera ditemukan dalam kondisi selamat, sementara warga setempat turut membantu proses pencarian di sekitar kawasan pesisir dan muara tempat korban terakhir terlihat.
Reporter : La Ode Abubakar
Editor. : Sumarlin


