Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID— Menjelang pelaksanaan UCLG ASPAC 2026, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi utama kegiatan, Minggu (3/5/2026) sore. Kunjungan ini difokuskan pada pengecekan kesiapan teknis di tiap venue yang akan digunakan dalam rangkaian agenda internasional tersebut.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kawasan MTQ, wali kota dan rombongan mengecek kondisi tempat makan dan pengaturan kursi dan meja para delegasi. Kemudian kunjungan dilanjutkan di kawasan tambat labuh. Di titik ini, perhatian tertuju pada area tambat labuh yang dinilai masih membutuhkan pembenahan, khususnya pada bagian pengecatan agar terlihat lebih rapi dan representatif.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Pantai Nambo. Di lokasi ini, proses penataan masih terus berjalan, terutama pada beberapa sudut taman yang tengah dilakukan penanaman rumput. Wali Kota meminta agar pekerjaan tersebut dipercepat tanpa mengurangi kualitas, mengingat lokasi ini akan menjadi salah satu pusat kegiatan budaya.

Selanjutnya, rombongan menuju kawasan Papalimba yang diproyeksikan sebagai lokasi gala dinner. Di area ini, Wali Kota secara khusus menyoroti aspek penerangan. Ia meminta agar sejumlah titik yang masih minim pencahayaan segera dilengkapi, termasuk pada papan nama Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba serta gerbang selamat datang yang belum terpasang lampu.

Baca Juga  Bawaslu dan Media Bersinergi Tangkal Isu SARA dan Hoaks di Pemilihan Serentak 2024

“Penerangan ini penting, bukan hanya untuk estetika, tetapi juga untuk kenyamanan dan keamanan tamu,” ujar Siska saat meninjau lokasi.

Peninjauan dilanjutkan ke Hotel Claro yang akan menjadi lokasi utama pelaksanaan executive meeting. Di tempat ini, Wali Kota memastikan langsung tata letak panggung dan kesiapan ruang acara agar sesuai dengan standar kegiatan internasional.

Selain mengecek infrastruktur, Wali Kota juga bertemu dengan para liaison officer (LO) dan interpreter yang akan bertugas mendampingi delegasi. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menguji kemampuan bahasa para petugas, mulai dari bahasa Inggris, Mandarin, hingga Korea.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia yang akan berinteraksi langsung dengan tamu mancanegara. Wali Kota menekankan pentingnya profesionalitas dan kemampuan komunikasi dalam memberikan pelayanan terbaik.

“LO dan interpreter ini menjadi garda terdepan. Mereka harus siap, baik dari segi bahasa maupun sikap dalam melayani tamu,” tegasnya.

Rangkaian peninjauan ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Kendari dalam memastikan setiap detail persiapan berjalan optimal. Mulai dari infrastruktur, estetika kawasan, hingga kesiapan sumber daya manusia, seluruhnya menjadi perhatian utama.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Terpilih Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Lemhannas RI

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, Pemkot Kendari terus mempercepat berbagai pekerjaan agar seluruh venue siap digunakan. Diharapkan, melalui persiapan yang matang, Kendari mampu tampil sebagai tuan rumah yang sukses dan memberikan kesan positif bagi delegasi internasional yang hadir.

Penulis: Sumarlin

Visited 12 times, 12 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow