Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Komunitas panahan berkuda dan tradisional Perdana Sulawesi Tenggara (Sultra) mengirimkan enam atlet untuk mengikuti AHFA Cup 2026 di Gowa, Sulawesi Selatan. Dalam ajang yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 tersebut, tim Perdana Sultra turut membawa nama Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Istiqomah Kendari melalui salah satu atlet mudanya.

Ketua Perdana Sultra, Rachmad Muqtadir, menjelaskan total rombongan yang berangkat berjumlah tujuh orang. Namun, hanya enam orang yang akan turun sebagai peserta dalam berbagai kategori perlombaan panahan.

“Total ada tujuh orang yang berangkat, tetapi yang mengikuti lomba memanah ada enam orang,” jelas Rachmad, Kamis (29/10/2026).

Berdasarkan data tim, para atlet berlaga pada kategori panahan jarak 10 meter dan 30 meter. Mereka terdiri atas atlet dewasa dan peserta usia sekolah dasar yang mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan melalui kompetisi antardaerah.

Rachmad Muqtadir sendiri  turun pada kategori 30 meter ikhwan. Ia didampingi Irfan yang juga mengikuti kategori 30 meter ikhwan. Sementara itu, Titin Fitriani bertanding pada kategori 30 meter akhwat.

Baca Juga  Andi Ady Aksar Siap Kembalikan Kejayaan Olahraga Sultra, Dayung Jadi Andalan

Untuk kategori 10 meter, Perdana Sultra menurunkan Ahmadullah Haeba, Ibnu Sholeh, serta Muhammad Ismail Yahya kelas V SD. Ahmadullah dan Ibnu tercatat sebagai siswa kelas VI sekolah dasar. Adapun Muhammad Ismail Yahya merupakan atlet dari MI Al Istiqomah Kendari.

Keikutsertaan atlet usia dini menjadi salah satu bagian menarik dari tim Sulawesi Tenggara. Selain berkompetisi, ajang ini menjadi kesempatan bagi para pemanah muda untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan membangun kepercayaan diri saat berhadapan dengan peserta dari daerah lain.

AHFA Cup 2026 merupakan rangkaian kegiatan olahraga berkuda dan panahan yang diselenggarakan di Gowa, Sulawesi Selatan.  Kegiatan mempertandingkan  sejumlah kategori, antara lain berkuda memanah, ground archery, show jumping, dressage, serta horseback archery.

Partisipasi Perdana Sultra diharapkan memperluas pengalaman para atlet sekaligus memperkenalkan potensi olahraga panahan di Sulawesi Tenggara. Kehadiran Muhammad Ismail Yahya yang mewakili MI Al Istiqomah Kendari juga menjadi kesempatan bagi atlet pelajar untuk menunjukkan kemampuan di tingkat regional.

Melalui keikutsertaan ini, Perdana Sultra berupaya menjaga semangat pembinaan atlet, termasuk memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui olahraga panahan tradisional dan berkuda.

Baca Juga  Cek Langsung Sejumlah Venue, Wali Kota Kendari Pastikan Detail Teknis UCLG ASPAC Siap

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow