Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Universitas Halu Oleo (UHO) memperkuat kolaborasi riset internasional melalui Program Hibah Diaspora Berdampak Tahun 2026. Program ini mempertemukan akademisi UHO dengan diaspora dosen Universiti Brunei Darussalam (UBD) untuk mengembangkan penelitian dan publikasi ilmiah bersama, khususnya di bidang teknologi hasil perikanan.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UHO pada Rabu–Kamis (21–22/10/2026) tersebut menghadirkan Dr. Muhamad Amin dari Environmental and Life Sciences Programme, Faculty of Science, Universiti Brunei Darussalam, sebagai narasumber sekaligus mitra kolaborasi riset.

Program ini mencakup kuliah umum, pelatihan penyusunan proposal riset kolaborasi internasional, penyusunan peta jalan penelitian (road map), serta penyusunan artikel publikasi bersama.

Ketua tim pelaksana, Kobajashi T. Isamu, S.Pi., M.P., dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FPIK UHO, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong kolaborasi penelitian yang berkelanjutan dan menghasilkan luaran ilmiah bersama.

Melalui program tersebut, kolaborasi tidak hanya diarahkan pada pertukaran pengetahuan, tetapi juga pada penyusunan agenda penelitian dan pengembangan publikasi bersama.

Baca Juga  UCLG ASPAC Dimulai, Rapat Eksekutif Bahas Investasi hingga Kerja Sama Internasional

“Hasil yang ditargetkan berupa terbangunnya kerja sama riset internasional yang dapat berlanjut setelah kegiatan berakhir,” ujarnya, Minggu (25/10/2026).

Kobajashi menambahkan, output kolaborasi tidak hanya mencakup topik teknologi hasil perikanan, namun secara umum topik ilmu perikanan dan kelautan, beserta aspek keilmuan pendukungnya.

“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan pada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang telah mendanai kegiatan,” pungkasnya.

Environmental and Life Sciences Programme, Faculty of Science, Universiti Brunei Darussalam Dr. Muhamad Amin menilai kegiatan ini bermanfaat bagi kedua institusi perguruan tinggi. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kualitas riset bersama, memperbanyak publikasi artikel penelitian, serta mendukung peningkatan mutu akreditasi perguruan tinggi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kedua institusi perguruan tinggi, karena diharapkan dapat meningkatkan kualitas riset kolaborasi, publikasi artikel penelitian bersama, dan peningkatan mutu akreditasi perguruan tinggi,” katanya.

Program Hibah Diaspora Berdampak Tahun 2026 didanai Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca Juga  PM Singapura Lawrence Wong Tiba di Indonesia untuk Kunjungan Resmi Dua Hari

Dukungan hibah tersebut menjadi kesempatan bagi perguruan tinggi untuk memperluas jejaring akademik lintas negara sekaligus memperkuat kapasitas penelitian melalui kemitraan dengan diaspora Indonesia yang berkiprah di luar negeri.

Pada program ini, tim pelaksana juga melibatkan Dr. Fajriah, S.Pi., M.Si., dari Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari, serta dr. Rhenislawaty, Sp.A., dari Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran UHO.

Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan, dosen, dan mahasiswa lingkup FPIK UHO, dosen Fakultas Kedokteran UHO, serta dosen Universitas Muhammadiyah Kendari. Dekan FPIK UHO diwakili Wakil Dekan III, Dr. Dedy Oetama, S.Pi., M.Si., sedangkan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UHO diwakili Sekretaris LPPM, Dr. Muhaimin Hamzah, S.Pi., M.Si.

Melalui kerja sama ini, UHO bersama mitra perguruan tinggi berharap dapat membangun fondasi riset kolaboratif yang lebih kuat, menghasilkan publikasi ilmiah bersama, dan memperluas kontribusi akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang teknologi hasil perikanan.

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow