MUNA, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Muna mengambil langkah preventif untuk menjaga kesehatan ternak masyarakat. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Muna turun langsung ke sejumlah wilayah memberikan pelayanan kesehatan hewan secara massal.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190. Lima kecamatan menjadi sasaran pelayanan, yakni Kabangka, Parigi, Kontukowuna, Maligano dan Lohia.
Ternak sapi dan kambing milik masyarakat menjadi sasaran utama pelayanan. Petugas melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan tindakan medis berdasarkan kondisi masing-masing ternak.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Muna, Samaul Baid Ndimuri, mengatakan pendekatan langsung ke sentra-sentra peternakan merupakan upaya memperluas jangkauan pelayanan veteriner.
Menurutnya, pencegahan penyakit harus dilakukan secara berkelanjutan karena kondisi kesehatan ternak berpengaruh terhadap produktivitas dan pendapatan masyarakat.
“Pelayanan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagaimana kami bisa mendekatkan pelayanan veteriner kepada peternak,” kata Samaul, Selasa (15/09/2026).
Dalam pelayanan tersebut, petugas memberikan penyuntikan vitamin, obat cacing serta terapi suportif bagi ternak yang membutuhkan penanganan medis. Selain sapi dan kambing, perhatian juga diberikan kepada hewan kesayangan melalui vaksinasi rabies.
Samaul menyebut kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun kesadaran peternak agar lebih aktif melakukan pencegahan penyakit.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan pengobatan sebagai satu-satunya langkah ketika ternak mengalami gangguan kesehatan.
Pemeliharaan, pemeriksaan dan pemberian perawatan secara rutin dinilai penting untuk menjaga kondisi ternak tetap optimal.
“Harapannya pemilik ternak semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan ternak secara teratur dan segera berkoordinasi dengan petugas apabila ditemukan gejala penyakit,” ujarnya.
Lanjutnya, kehadiran petugas di lapangan juga membuka ruang komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dan masyarakat. Petugas dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi ternak sekaligus memberikan edukasi kepada pemilik ternak.
Koordinasi juga dilakukan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa agar upaya pencegahan serta pengendalian penyakit hewan dapat dilakukan secara bersama-sama.
Samaul menegaskan, pelayanan kesehatan hewan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Muna di bawah kepemimpinan Bupati Bachrun Labuta dan Wakil Bupati La Ode Asrafil Ndoasa dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat, termasuk sektor peternakan.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelayanan kesehatan semata, tetapi mampu mendorong perubahan pola pemeliharaan ternak di tingkat masyarakat.
“Output yang ingin dicapai adalah meningkatnya kesehatan dan produktivitas ternak sapi dan kambing, sehingga pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi peternak dan masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Baharuddin.




