Penulis : Redaksi

RAHA, MITRANUSANTARA.ID – Kabar baik datang untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna. Pemerintah pusat memberikan tambahan dana transfer sebesar Rp137 miliar melalui tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) kurang bayar tahun 2026.

Muna menjadi salah satu dari 546 daerah di Indonesia yang mendapatkan tambahan transfer anggaran tersebut. Bahkan, nilai yang diterima Kabupaten Muna disebut menjadi yang terbesar dibandingkan daerah lainnya di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tambahan dana tersebut terdiri dari Rp113 miliar untuk tambahan DAU dan sekitar Rp24 miliar DBH kurang bayar hingga tahun 2024.

Kebijakan pemerintah pusat ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan belanja yang mendesak, terutama terkait pembayaran gaji pegawai serta keberlangsungan pelayanan publik.

Bupati Muna, Bachrun Labuta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas tambahan dana transfer tersebut.

Menurut Bachrun, tambahan anggaran yang diterima di penghujung tahun anggaran 2026 itu sangat membantu Pemkab Muna dalam melakukan penyesuaian penggajian ASN sekaligus membiayai sejumlah kebutuhan pembangunan yang bersifat mendesak.

Baca Juga  Jelang Pilgub, Ketua DPC Gerindra Buteng: Jangan Politisasi Suku

“Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Presiden, Mendagri dan Menkeu atas tambahan dana transfernya,” ujar Bachrun, Selasa (11/8/2026).

Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Muna, La Ode Hafili Pau, mengatakan tambahan transfer tersebut tidak terlepas dari komunikasi yang terus dibangun Bupati Bachrun Labuta dengan pemerintah pusat.

Ia menyebut, dana tambahan tersebut selanjutnya akan dimasukkan dalam Perubahan APBD (APBD-P) Kabupaten Muna tahun 2026.

Penggunaannya akan diprioritaskan untuk penyesuaian penggajian ASN serta pembayaran DBH kurang bayar hingga tahun 2024.

“Untuk kelebihan dananya akan digunakan untuk kebutuhan Pemkab yang mendesak, seperti penanganan sampah, ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur ekonomi yang tertuang dalam visi Jagung, Hortikultura, Ternak dan Ikan (JATI),” tutupnya.

Reporter : Baharuddin

Visited 24 times, 24 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow